MERAHPUTIH|KEPSUL-Pandemi Covid-19 tidak bisa dianggap sepele oleh siapapun. Sebab Pandemi yang melanda negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Selama ini tugas wartawan yang bekerja di media baik media cetak, online, televisi dan elektronik selalu memberikan informasi terkait perkembangan corona.
Selama wabah berlangsung, wartawan juga terjun ke lapangan untuk melakukan liputan. Wartawan seolah tidak peduli dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat yang berstatus ODP, PDP dan Positif. Caranya dengan selalu menjaga jarak. Wartawan juga selalu memberikan informasi kepada masyarakat atas dampak corona terkait ekonomi masyarakat. Wartawan tak pernah mengeluh dalam hal memberikan informasi kepada masyarakat, meskipun resiko tertularnya virus ini cukup tinggi.
Tak jarang wartawan juga terkadang turut melakukan penyemprotan cairan Disinfektan bersama Ormas maupun lainnya. Wartawan juga membuka Donasi (Sumbangan) untuk membantu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula dalam hal pencegahan Corona dan membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak kemerosotan ekonominya.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Selama Wabah Corona ini berlangsung di Kepulauan Sula, para Media di Kepsul belum mendapat perhatian dalam bentuk apapun dari Pemda Kepsul. Padahal, informasi dari media sangat penting dan Pemda Kepsul mendapatkan banyak informasi terkait Corona.
Salah satu wartawan di Kabupaten Kepulauan Sula, Dinnur mengatakan, "Kita mendengar bahwa Pemda Kepsul memangkas Anggaran sebesar Rp 41 miliar untuk penanganan Corona. Namun apakah wartawan atau media ada diperhitungkan oleh Pemda Kepsul, padahal telah mempublikasikan terkait ancaman dan antisipasi penanganan wabah arau virus tersebut.Saya berharap, Pemda Kepsul membuat anggaran khusus untuk publikasi Covid-19 untuk wartawan atau media di Kepulauan Sula. Karena wartawan juga berperan penting," ucap Dino panggilang karib Dinnur, kepada harianmerah putih.id, Jumat (12/6/).
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
Pos anggaran publikasi tersebut, kata Dino apakah di Diskominfo atau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Pemda Kepsul dan lainnya. Anggaran kerjasama ini bisa dalam bentuk advetorial, gallery foto, himbauan, iklan banner dan lain sebagainya.
Dia menambahkan, Pemda Kepsul selama ini tidak pernah memberikan perhatian terhadap insan Pers di Kabupaten Kepulauan Sula, " Bagaimana resiko kerja wartawan di lapangan saat mencari perkembangan informasi Covid-19 tidak pernah diperhatian, " pungkasnya. (cho/ono)
Editor : Eko Yudiono