Sepi Pembeli, Warung Mak Beng Sanur Tutup

harianmerahputih.id
TUTUP: Sementara warung legendaris Mak Beng tutup karena sepi pembeli. HMP/ide

DENPASAR – Pandemi Covid-19 benar-benar menghancurkan berbagai sektor ekonomi . Juga pariwisata di Bali. Warung Mak Beng salah satunya. Warung legendaris ini terpaksa tutup. Sejak 1 April lalu warung yang menu andalannya masakan kuning ikan tengiri itu terlihat sepi.

"Katanya tutup selama satu bulan dari tanggal 1 April kemarin," terangnya saat ditemui di depan Warung Mak Beng, Sabtu (4/4).

Baca juga: Festival Soto Nusantara Siap Digelar, Kuliner Tradisional Angkat Pamor Surabaya

Made mengatakan, Warung Mak Beng ditutup karena tidak ada pembeli yang datang akibat dampak penyebaran virus corona. "Beberapa bulan ini sejak ada corona sudah terlihat sepi tidak seperti dulu, belakangan malah tidak terlihat orang belanja sehingga ditutup," jelasnya.

Tutupnya warung legendaris spesial menjual olahan ikan baik ikan goreng maupun sop kepala ini menambah sepi kawasan Pantai Sanur, Denpasar.

Baca juga: Khofifah Resmikan Me’nate Steak & Seafood, Tambah Referensi Kuliner Halal di Surabaya

Padahal dalam kondisi normal, ratusan pengunjung berasal dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan datang silih berganti dari pagi hingga malam menjelang tutup.

Dampak virus corona juga berimbas dengan turunnya kunjungan wisatawan di kawasan Sanur. Beberapa Art shop dan toko masih terlihat buka. Namun tidak banyak pengunjung datang untuk belanja.

Baca juga: Dawet Siwalan, Inovasi Segar dari Rembang yang Kian Diminati

"Kalau penyeberangan dari Sanur menuju Nusa Penida masih ada, tapi ya sepi, tidak seperti sebelum-sebelumnya," terang Made yang merupakan asli warga Sanur. (ide/ono)

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru