Luar Biasa! Petugas Kebersihan Ini Kembalikan Rp 500 Juta

harianmerahputih.id
Mujenih (30) Petugas kebersihan kereta rel listrik (KRL) yang menemukan uang senilai Rp500 juta di gerbong kereta saat parkir di Stasiun Bogor Jawa Barat. (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

MERAHPUTIH|JAKARTA-Ditengah Pandemi Covid-19 masih ada orang baik. Buktinya petugas kebersihan kereta rel listrik (KRL), Mujenih (30) yang menemukan uang senilai Rp500 juta dalam kantong plastik yang sebelumnya dikira tumpukan sampah tergeletak di gerbong kereta saat parkir di Stasiun Bogor Jawa Barat. Karena bukan haknya, dia mengembalikan uang itu ke pemiliknya. Luar biasa. Kisah yang menginsiprasi semua orang bahwa, dia tidak memanfaatkan kesempatan. Padahal, bisa saja Mujenih kaya mendadak dengan uang penemuannya.

"Di gerbong tiga dari belakang, ada di bawah kursi prioritas. Sempat ditendang-tendang, dikira itu sampah," ungkap Mujenih saat dihubungi Antara di Bogor, Kamis.

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

Ia menerangkan, penemuan setumpuk uang pecahan Rp100 ribu itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat ia mengepel lantai KRL jurusan Jakarta-Bogor yang baru saja tiba di Stasiun Bogor.

Menurutnya, sebelum mengetahui kantong plastik itu berisi uang, tak satupun penumpang KRL yang lalu lalang menaruh perhatian, bahkan beberapa di antaranya sempat menendang-nendang bungkusan tersebut lantaran mengira berisi sampah.

Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA

"Awalnya saya lagi kerja, terus kata keamanannya ada bungkusan, sampah atau apa ya, saya buka berdua sama dia. Pas liat, saya langsung kembalikan saja ke PS (passanger service) Stasiun Bogor," terang pria yang sudah tiga tahun bekerja di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) itu.

Pria yang berdomisili di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor itu mengaku tak kaget ketika menemukan uang Rp500 juta, karena menurutnya uang tersebut merupakan hak orang lain yang harus dikembalikan.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

Setalah dia menyerahkan setumpuk uang dalam plastik hitam ke PS Stasiun Bogor, selang 10 menit pemiliknya yang merupakan laki-laki paruh baya, langsung datang mengambilnya.

"Dia turun dari jalur lima, sempat nyariin di jalur empat. Sekitar 10 menit diserahkan ke PS, dia datang langsung," terang Mujeni. (ant/red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru