Bilik Sterilisasi Disinfektan Pusat Grosir Surabaya Menelan Korban

harianmerahputih.id
Yanto salah seorang pedagang Pusat Grosir Surabaya. ( foto : gun/HMP)

MERAHPUTIH | SURABAYA - Cairan disinfektan yang berada dibilik sterelisasi memakan korban jiwa. Setelah sebelumnya dikabarkan ada salah satu warga Simo Jawar yang mengalami rabun mata akibat semprotan disinfektan pada tanggal 1 April 2020 lalu.

Kini yang menjadi korban ialah salah satu pedagang gedung Pusat Grosir Surabaya (PGS), Yanto. Dia mengaku, mengalami iritasi kulit hingga mebimbulkan bercak bintik merah pada bagian lehernya, karena terlalu sering keluar masuk bilik sterilisasi.

"Kan dinas kesehatan bilang cairan disinfektan berbahaya itu memang iya nyatanya, saya sendiri mengalami sampai kulit saya menimbulkan iritasi," ucapnya Rabu (7/4) saat ditemui harianmerahputih.id.

Yanto berharap, kepada masyarakat supaya lebih waspada terhadap cairan disinfektan, dan diusahakan tidak mengenai bagian wajah dan juga kulit. Sebab, bisa sangat berbahaya bagi manusia.

"Saya menghimbau kepada masyarakat supaya berhati - hati jangan sampai mengenai bagian tubuh apalagi wajah apabila di tempat umum," himbaunya.

Dirinya meminta, kepada tim penyemprot yang bertugas dijalan harus ekstra hati - hati jika melakukan penyemprotan. "Ke depanya semoga petugas lebih hati - hati saat melakukan tugasnya," imbuhnya. (gun)

Editor : Lasiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru