MERAHPUTIH|SURABAYA-Pandemi Covid-19 membuat proses belajar mengajar sedikit terganggu. Namun teknologi membuat proses belajar tetap bisa dilakukan meski tidak di lingkungan sekolah. Belajar online adalah cara yang dipakai pihak sekolah.
Seperti yang dilakukan oleh SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo. Mereka menggunakan aplikasi Zoom. Dengan aplikasi ini, bisa menampung 22 siswa untuk belajar bersama. Awalnya, proses ini start 16-27 Maret lalu. Namun, karena penyebaran Covid-19 semakin masif proses belajar di rumah diperpanjang hingga 27 April. Setiap hari proses belajar mengajar berlangsung selama 2-3 jam.
Annada S. Patria, salah seorang murid, Senin, (13/4) pagi terlihat serius melihat laptopnya. Di layar laptop, pak Sutarno, guru mata pelajaran Tematik terlihat menerangkan sesi pelajaran hari itu.Jika tidak mengerti, Nada-panggilan karib Annanda S Patria langsung bertanya selayaknya berhadap-hadapan dengan pak Sutarno di depan kelas.
Baca juga: Prabowo Tegaskan Distribusi IFP Prioritas untuk Sekolah 3T
Hampir sebulan Nada bersama rekan-rekannya belajar via aplikasi Zoom. Selama ini menurut anak pertama pasangan Bahana Patria dan Idealita ini, dia tidak mengalami kesulitan yang berarti. “Mungkin kendalanya cuma disignal saja,” ungkap Nada.
Meski demikian, Nada mengaku agak sedikit bosan karena tidak bisa bertemu dengan teman-temannya di sekolah. “Ya, kalau kangen teman-teman pasti. Kan biasanya main dan bercanda-bercanda kalau jam istirahat dan pulang,” jlentrehnya. Ia juga mempunyai harapan besar agar pandemi Covid-19 segera berlalu. Tentunya, agar ia dan siswa seluruh Indonesia bisa kembali sekolah dan belajar bersama teman-temannya. (zul/ono)
Baca juga: Prabowo Genjot Sekolah Terpadu, Ubah Pendidikan Jadi Senjata Lawan Kemiskinan
Editor : Eko Yudiono