MERAHPUTIH |SIDOARJO - Kabupaten Sidoarjo urutan nomor dua terbanyak penderita Virus Covid-19 di wilayah Jawa Timur. Pasalnya hingga saat ini,kesadaran masyarakat untuk menghindari kerumunan di tingkat Desa berkurang, dan penerapan Physical dan Social Distancing tidak terjadi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu, Polres Sidoarjo mengoptimalkan tugas dan fungsi Bhabinkamtibmas, dan diharapkan Kepolisian hadir di lingkungan masyarakat desa untuk memberikan pemahaman.
“Tidak hanya melakukan pengamanan dan pengawasan keamanan serta ketertiban masyarakat, namun juga ikut berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi ke masyarakat terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, saat menyampaikan arahan kepada 349 Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sidoarjo, Selasa malam (14/4).
Kapolresta juga menekankan, agar para Bhabinkamtibmas tidak takut untuk melaksanakan tugasnya secara tegas dan proporsional. Termasuk memberikan himbauan secara profesional, kepada masyarakat yang berkerumun agar segera membubarkan diri, dan pulang dirumah masing-masing. Hal ini dikarenakan Covid-19 dapat menyebar kepada siapa dan dimana saja.
Selain itu, bhabinkamtibmas diharapkan dapat memaksimalkan perannya, sebagai salah satu dari tiga pilar selain bhabinsa dan perangkat desa maupun relawan di posko relawan Covid-19 di Wilayahnya. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mengucilkan warga di desanya yang terindikasi terpapar Covid-19.
“Jika ada yang terindikasi, upayakan untuk dibantu support juga dukungannya bersama warga. Bentuk dukungan semangat tidak harus bersentuhan langsung, bisa melalui surat dan alat komunikasi lainnya, agar melalui dukungan tersebut seseorang yang terindikasi dapat segera pulih kesehatannya,” tambah Kapolresta.
Melalui optimalisasi peran bhabinkamtibmas, diharapkan berbagai persoalan di tengah merebaknya wabah Covid-19 dapat segera teratasi. Karenanya, dalam menghadapi tugas berat ini, sinergitas tiga pilar bersama para relawan dapat terus terjalin di tengah masyarakat.
Sampai selasa malam di beberapa wilayah desa di Sidoarjo , diantaranya di Sepanjang jalan Bluru masih terlihat banyak warung kopi dan angkringan yang masih nekat buka, sehingga menjadi tempat berkumpulnya banyak masyarakat. (bil)
Editor : Lasiono