MERAHPUTIH| SURABAYA-Dunia sepakbola Tanah Air kembali berduka. Mantan kiper Tim Nasional dan Pelita Solo, Listianto Raharjo meninggal karena serangan jantung. Sebelum meninggal, pria yang kini menjadi pelatih kiper Bhayangkara Solo FC U-20 dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Listianto menghembuskan nafas terakhir Selasa, (20/4) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dilansir website resmi klub Bhayangkara Solo FC, Listianto meninggal dunia di usia 51 tahun.
Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague
Chief Operartion Officer (COO) Bhayangkara Solo FC, Kombes Pol Sumardji membenarkan perihal meninggalnya pria yang turut mengantar PSS Sleman promosi ke Liga 1 tersebut.
“Meninggalnya sekitar pukul 23.00 WIB. Tadi sore masih latihan dan memang tinggal di mess Bhayangkara FC di Surabaya. Segenap manajemen Bhayangkara Solo FC meraskan kehilangan sosok legenda kiper. Kami ikut berduka sedalam-dalamnya,” ungkap Kombes. Pol. Sumardji, S.H yang juga merupakan Kapolresta Sidoarjo itu.
Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026
Sepanjang karir di sepak bola Indonesia, Listianto Raharjo memang terkenal jadi salah satu penjaga gawang andalan Pelita Jaya dan berlanjut ke Pelita Solo. Selain itu juga menjadi kiper SEA Games 1997 dan Tiger Cup 1996 bersama pelatih Timnas, Henk Wullems.
Selain itu, dia sempat memperluat Arema Malang, Persikota Tangerang, Persib Bandung, hingga Persibom Bolaangmongondow. (red)
Baca juga: "Erick Thohir Warning Suporter! Jangan Cederai Harga Diri Bangsa Saat Hadapi China di GBK!"
Editor : Eko Yudiono