Elektabilitas Demokrat Meningkat

ARCI: Emil Dardak Naikkan Nilai Jual Partai


Elektabilitas Partai Demokrat Jatim di bawah kepemimpinan Emil Dardak mulai merangkak naik

MERAHPUTIH I SURABAYA - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei elektabilitas partai politik di Jawa Timur. Elektabilitas Partai Demokrat Jatim di bawah kepemimpinan Emil Dardak mulai merangkak naik. 

"Demokrat sempat di angka 6,17 persen Juli lalu. Di survei terbaru, angkanya meningkat 3 persen menjadi 9,7 persen. Kenaikannya hampir 4 persen," kata Baihaki Siraijt, Direktur ARCI di Surabaya, Selasa (20/9/2022). 

Baihaki membeberkan, faktor naiknya elektabilitas Partai Demokrat, utamanya adalah Emil Dardak. Sebab, Emil sosok yang laku dijual di masyarakat. 

"Emil ini laku dijual kalau partai mau nawarkan figur ke bawah. Sebagai wagub Jatim, masih muda jelas menguntungkan bagi Demokrat. Emil ini menaikkan nilai jual untuk partai," jelasnya. 

Lebih lanjut, Baihaki menyebut Emil Dardak harus lebih berani turun sebagai Ketua Demokrat Jatim di masyarakat. Hal ini bisa membuat elektabilitas Demokrat Jatim terus merangkak naik. 

"Karena popularitas, elektabilitas Emil di Jatim ini nomor dua loh di Jatim. Saya kira, Emil harus wani ya turun ke bawah sebagai ketua partai, tidak hanya sebagai wagub Jatim," katanya. 

"Di situ ada nilai plus untuk Demokrat ketika Emil berani turun sebagai ketua partai. Nilai jual Demokrat di Jatim sepenuhnya ada di tangan Emil," tandasnya. 

Diketahui, dalam survei ARCI, elektabilitas PKB masih menempati pertama di Jatim. Disusul oleh PDIP peringkat kedua, kemudian Gerindra di peringkat tiga, dan Partai Golkar keempat. 

Survei ARCI sendiri dilakukan pada 5-12 September 2022 di seluruh 38 kabupaten/kota Jatim. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 1.200 dengan margin of error sebesar 2,8%. 

Berikut hasil survei ARCI elektabilitas parpol di Jatim: 

1. PKB: 16,8%

2. PDI Perjuangan: 16,1%

3. Gerindra: 15,4%

4. Golkar 10,2%

5. Demokrat: 9,7%

6. NasDem: 6,3%

7. PPP: 4,1%

8. PKS: 3,9%

9. PAN: 2,9%

10. Perindo: 2,3%

11. PSI: 1,5%

12. Gelora: 0,5%

Tidak menjawab/tidak mengetahui: 10,3%. (red)