Indah Kurnia Hadiri Open House Keuskupan Surabaya, Tekankan Pentingnya Kerukunan Beragama

 Anggota Komisi IX DPR RI dari partai PDI Perjuangan, Indah Kurnia dan Monsignor (Mgr) Agustinus Tri Budi Utomo atau yang akrab disapa Romo Didik dalam acara open house perayaan pentahbisan Keuskupan Surabaya, Kamis (23/1) malam
Anggota Komisi IX DPR RI dari partai PDI Perjuangan, Indah Kurnia dan Monsignor (Mgr) Agustinus Tri Budi Utomo atau yang akrab disapa Romo Didik dalam acara open house perayaan pentahbisan Keuskupan Surabaya, Kamis (23/1) malam

MERAHPUTIH I SURABAYA – Kehangatan toleransi dan keberagaman begitu terasa dalam acara open house perayaan pentahbisan Keuskupan Surabaya, Kamis (23/1) malam, yang berlangsung di Auditorium Universitas Widya Mandala Surabaya, Pakuwon City.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota Komisi IX DPR RI dari partai PDI Perjuangan, Indah Kurnia, Plh. Sekdaprov Jawa Timur Bobby Soemiarsono, Forkopimda Jawa Timur, Forkopimda Surabaya, perwakilan negara sahabat, hingga tokoh lintas agama dan pemuda lintas agama.

Momentum ini digelar sebagai bagian dari perayaan resmi pentahbisan Monsignor (Mgr) Agustinus Tri Budi Utomo atau yang akrab disapa Romo Didik sebagai Uskup Surabaya. Romo Didik resmi ditahbiskan sehari sebelumnya, pada Rabu (22/1), dalam sebuah misa yang dihadiri sekitar 2.500 umat Katolik di Widya Mandala Hall. Prosesi ini dipimpin oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo, dan dihadiri 38 keuskupan dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Romo Didik mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dari berbagai pihak.

“Saya merasa beruntung dan bersyukur bahwa peristiwa ini menjadi kesempatan di mana Indonesia yang beragam ini bisa duduk bersama, makan bersama, menjadi satu keluarga besar. Kehadiran dari pemerintahan, LSM, TNI/Polri, dan seluruh elemen masyarakat malam ini adalah kehormatan besar bagi saya,” ungkapnya.

Ia juga menyebut momen tersebut sebagai simbol silaturahmi yang mempererat hubungan lintas sektoral dan agama.

Senada dengan Romo Didik, Indah Kurnia memuji semangat kebersamaan yang terpancar dalam acara tersebut.

“Ini adalah silaturahmi yang terindah di awal tahun 2025. Kita awali kebersamaan dengan saling menghormati dan mengasihi, mencerminkan betapa toleransi dan cinta kasih begitu tinggi di antara kita semua,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerukunan sebagai fondasi membangun bangsa, terutama di Surabaya dan Jawa Timur.

Sebagai pesan bagi generasi muda, Indah Kurnia mengingatkan nilai luhur Bhinneka Tunggal Ika.

“Ikutilah jejak kami yang telah hidup dalam keberagaman selama bertahun-tahun. Ini adalah harta karun terindah dari bangsa Indonesia,” tuturnya.

Pentahbisan Romo Didik sebagai Uskup Surabaya membawa angin segar bagi Keuskupan yang mencakup wilayah Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah ini. Dengan penahbisan tersebut, diharapkan kehadiran Uskup baru dapat semakin mempererat kerukunan umat beragama, memperkuat semangat persatuan, dan meneguhkan harmoni di tengah keberagaman. red) 

 

 

Editor : prass prasetyo