Pemkot Surabaya Gelar Salat Idulfitri 1446 H di Taman Surya dengan Fasilitas Ramah Disabilitas
MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya siap menggelar Salat Idulfitri 1446 Hijriah/2025 di Taman Surya, Halaman Balai Kota Surabaya. Tahun ini, untuk pertama kalinya, pemkot menghadirkan fasilitas ramah disabilitas guna memastikan kenyamanan seluruh jamaah, termasuk penyandang disabilitas.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dijadwalkan hadir dalam pelaksanaan salat bersama keluarga dan masyarakat. Bertindak sebagai khatib, KH. Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, sementara Ustadz Qomaruddin Ahmad, S.H.I., Qari' Nasional, akan memimpin sebagai imam.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini membawa perbedaan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Kami menyediakan shaf khusus bagi penyandang disabilitas serta layar monitor yang menampilkan juru bahasa isyarat untuk menerjemahkan khutbah," jelasnya, Sabtu (29/3/2025).
Menurut Fikser, juru bahasa isyarat akan ditempatkan di samping khatib dan disorot kamera agar gerakannya dapat terlihat jelas di layar monitor yang dipasang di beberapa titik. "Tujuan utama kami adalah memastikan semua jamaah, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran, tetap bisa memahami isi khutbah dengan baik," tambahnya.
Ia pun mengajak masyarakat Surabaya yang tidak mudik untuk mengikuti Salat Idulfitri di Taman Surya, yang akan dimulai pada pukul 06.00 WIB. "Bagi warga yang merayakan Idulfitri di Surabaya, mari bersama-sama menjalankan ibadah ini dengan penuh khidmat bersama Wali Kota Eri Cahyadi," ajaknya.
KH. Prof. Dr. Moh. Ali Aziz turut mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dalam menghadirkan fasilitas ramah disabilitas ini. "Ini merupakan langkah inovatif yang patut diapresiasi. Untuk pertama kalinya di Indonesia, khutbah Idulfitri akan dilengkapi dengan penerjemahan bahasa isyarat guna memastikan semua umat bisa memahami pesan yang disampaikan," ungkapnya. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih