Emil Dardak Bekali Siswa SMA Taruna Nusantara Malang tentang Kepemimpinan dan Karakter

Wakil gubernur Emil Elestianto Dadak dalam sesi pembekalan untuk 239 siswa kelas X SMA Taruna Nusantara yang digelar di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/4/2025).
Wakil gubernur Emil Elestianto Dadak dalam sesi pembekalan untuk 239 siswa kelas X SMA Taruna Nusantara yang digelar di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/4/2025).

MERAHPUTIH I SURABAYA — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong para siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Malang untuk mengembangkan karakter kepemimpinan yang berlandaskan keberanian, budi pekerti, serta kompetensi intelektual.

Hal ini ia sampaikan dalam sesi pembekalan untuk 239 siswa kelas X SMA Taruna Nusantara yang digelar di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/4/2025).

Dalam arahannya, Emil menekankan pentingnya membangun nilai compassion (kepedulian) dan humility (kerendahan hati) sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.

"Karakter dan jiwa kepemimpinan yang tepat akan menjadi bekal menghadapi dinamika kehidupan. Keberhasilan itu bukan hasil kerja individu semata, tapi buah dari semangat kolektif," ujarnya.

Emil juga menyoroti peran strategis SMA Taruna Nusantara sebagai wadah pembentukan calon pemimpin masa depan. Menurutnya, selain unggul secara akademik, siswa sekolah tersebut juga ditempa melalui pendidikan kesamaptaan, ketarunaan, dan wawasan kebangsaan.

“Sekolah ini luar biasa, namun penting untuk diingat bahwa keunggulan tidak boleh melahirkan arogansi. Justru harus dibarengi dengan sikap rendah hati dan mawas diri,” tegas Emil.

Ia berharap kehadiran kampus SMA Taruna Nusantara di Jawa Timur dapat memperkuat pembinaan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, serta cinta tanah air.

Sementara itu, Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Moch. Mahbub Junaedi, menyebut sesi pembekalan ini sebagai momen penting bagi siswa, karena langsung mendapat pengarahan dari Wakil Gubernur Jatim.

“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Kehadiran Pak Emil memberikan inspirasi bagi para siswa untuk meneladani semangat pengabdian dan kepemimpinan beliau,” ungkap Mahbub.

Ia menambahkan, kegiatan pembekalan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 239 siswa, terdiri dari 170 siswa laki-laki dan 69 siswa perempuan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan siswa ke sejumlah institusi strategis di Jawa Timur.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar nilai kebangsaan, tapi juga memperkaya wawasan tentang kebudayaan dan kenusantaraan Indonesia,” pungkasnya. (red) 

Editor : Redaksi