DPP PDIP Evaluasi Kinerja DPC se-Jatim, Dua Ketua DPC Diganti
MERAHPUTIH I SURABAYA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan melakukan evaluasi terhadap kinerja sejumlah pengurus cabang di Jawa Timur. Dua ketua DPC, yakni dari Kota Surabaya dan Kabupaten Bondowoso, resmi dibebastugaskan dan digantikan oleh pelaksana tugas (Plt).
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono, dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya, Kamis (1/5), bersama Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno.
“Surat dari DPP tertanggal 30 April 2025 menjadi dasar tindak lanjut hari ini. DPP memberikan perhatian serius terhadap kinerja DPC se-Jatim, khususnya Kota Surabaya dan Bondowoso,” kata Budi Sulistyono yang akrab disapa Kanang.
DPC PDIP Kota Surabaya dinilai kurang optimal dalam konsolidasi internal partai. Berdasarkan hasil evaluasi, Ketua DPC Adi Sutarwijono dibebastugaskan, sementara Sekretaris DPC Baktiono dan Bendahara Taru Sasmito mendapat sanksi peringatan. Wakil Sekretaris Bidang Program yang juga menjabat Kepala Sekretariat, Achmad Hidayat, turut dibebastugaskan.
DPP menunjuk Jordan M Bataragoa, anggota DPRD Jatim, sebagai Plt Ketua DPC Surabaya. Sementara untuk DPC Bondowoso, posisi Ketua sementara diisi oleh Eddy Paripurna, juga anggota DPRD Jatim.
“Mereka bertugas memperbaiki kinerja DPC selama masa penugasan tiga bulan ke depan dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan,” jelas Kanang.
Terkait pencopotan Wakil Sekretaris DPC, Kanang menjelaskan bahwa posisi tersebut memiliki tanggung jawab penuh sebagai kepala sekretariat.
“Tanggung jawab operasional sekretariat ada di wakil sekretaris bidang program. Bisa jadi sekretaris tidak mengetahui detailnya,” ujarnya.
Selain Surabaya dan Bondowoso, DPC Kota Pasuruan dan Kabupaten Sidoarjo juga sedang dalam proses evaluasi. DPP belum mengumumkan sanksi untuk daerah tersebut.
Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Jordan M Bataragoa, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah partai.
“Saya akan meningkatkan soliditas internal dan memastikan partai hadir untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.
Evaluasi dan rotasi struktur partai ini merupakan bagian dari langkah pembenahan internal menyongsong agenda politik ke depan. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih