Kadindik Jatim Tekankan Pembentukan Kader Muda Tangguh di Perkemahan KKRI Gelombang III
MERAHPUTIH I SURABAYA — Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan pentingnya membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berkarakter kuat. Pesan ini ia sampaikan saat membuka Perkemahan Sabtu–Minggu Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III yang digelar di Lapangan Laut Jawa Koderal V DBAL, Ujung, Surabaya.
Di hadapan ratusan kadet dari sepuluh sekolah, Aries menekankan bahwa kegiatan perkemahan bukan sekadar agenda rutin siswa, melainkan proses pembentukan karakter mendasar.
“Ini bukan hanya perkemahan. Ini langkah awal kalian berubah menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih disiplin, dan bermental juara,” ujarnya, Minggu, (16/11).
Menurut Aries, perubahan dunia yang semakin cepat menuntut generasi muda memiliki kemampuan lebih dari sekadar kecerdasan akademik. Adaptabilitas, tanggung jawab, dan kapasitas kepemimpinan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan masa depan.
Ia menyebutkan bahwa melalui KKRI, peserta mendapatkan ruang untuk membangun karakter yang tidak bisa diperoleh hanya dari ruang kelas. Nilai patriotisme, kebersamaan, solidaritas, serta mental kompetitif menjadi latihan utama yang diolah selama kegiatan berlangsung.
“Di sini ketangguhan kalian diuji. Dalam kebersamaan, jiwa kepemimpinan itu tumbuh,” tegasnya.
Mantan Pj Wali Kota Batu tersebut juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin besar lahir dari tantangan, bukan kenyamanan. Ia meminta para kadet untuk mengikuti instruksi para pembina, menjaga etika, memperkuat kekompakan regu, serta membawa nama baik sekolah, orang tua, dan Jawa Timur.
“Ketika kalian pulang, saya ingin kalian bisa berkata: Saya kembali bukan sebagai siswa biasa, tetapi sebagai kadet yang lebih kuat,” tuturnya.
Aries turut memberikan apresiasi kepada TNI Angkatan Laut, khususnya jajaran Kodikopsla dan para pembina KKRI, yang terus mendedikasikan diri untuk membimbing para siswa. Ia menilai sinergi antara pendidikan dan TNI AL menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi muda berkarakter baja, rendah hati, namun siap menjadi pemimpin masa depan.
Kegiatan perkemahan dua hari itu diikuti sekitar 200 siswa, masing-masing sekolah mengirimkan sekitar 20 kadet yang mendapatkan berbagai pelatihan kedisiplinan, kepemimpinan, dan ketahanan mental. “Tetap disiplin, tetap solid, tetap berani. Jawa Timur bangga pada kalian,” pungkas Aries. (dpr)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih