Persebaya Bawa Pulang Tiga Poin dari Pamekasan, Bajul Ijo Taklukkan Madura United

MERAHPUTIH I PAMEKASAN – Persebaya Surabaya sukses mencuri kemenangan penting dalam lanjutan pekan ke-16 Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (3/1) malam, Bajul Ijo menundukkan tuan rumah Madura United dengan skor tipis 1-0 dalam duel panas bertajuk Derbi Jawa Timur.

Sejak peluit kick off ditiup wasit Eko Saputra, Persebaya langsung menunjukkan ambisi besar. Tim asuhan Paul Munster itu tampil agresif dengan mengandalkan penguasaan bola dan tempo cepat. Rachmat Irianto bersama rekan-rekannya berupaya mengendalikan lini tengah untuk menekan pertahanan Madura United.

Namun, Madura United tak tinggal diam. Laskar Sapeh Kerab memilih pendekatan berbeda dengan bertahan rapat dan menunggu celah melalui serangan balik. Strategi itu nyaris membuahkan hasil pada menit ke-12 saat Lulinha melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa kiper Persebaya, Ernando Ari, bekerja keras menepis bola.

Persebaya tetap tenang menghadapi tekanan tuan rumah. Meski mendominasi penguasaan bola, upaya membongkar pertahanan Madura United tidak berjalan mudah. Solidnya barisan belakang tim tuan rumah membuat peluang-peluang Persebaya kerap mentah sebelum mencapai kotak penalti.

Hingga paruh pertama berakhir, kedua tim belum mampu menciptakan gol. Skor kacamata 0-0 pun bertahan saat para pemain menuju ruang ganti.

Memasuki babak kedua, alur pertandingan tak banyak berubah. Persebaya terus mengontrol permainan, sementara Madura United lebih banyak menumpuk pemain di area sendiri. Kendati demikian, dominasi Bajul Ijo belum mampu dikonversi menjadi peluang bersih.

Momentum krusial terjadi pada menit ke-66. Madura United harus bermain dengan sepuluh orang setelah Jorge Mendonca menerima kartu kuning kedua. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya untuk meningkatkan intensitas serangan.

Hasilnya terlihat tujuh menit berselang. Sebuah umpan terobosan matang dari Malik Risaldi berhasil dimaksimalkan Bruno Moreira. Pemain asal Brasil itu dengan tenang menuntaskan peluang dan menggetarkan gawang Madura United, sekaligus mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persebaya.

Tertinggal satu gol, Madura United mencoba keluar dari tekanan. Meski bermain dengan sepuluh pemain, semangat juang tuan rumah tak surut. Pada menit ke-86, peluang emas nyaris tercipta ketika Ruxi menyambar bola hasil umpan silang, namun si kulit bundar hanya membentur mistar gawang Persebaya.

Tekanan Madura United semakin meningkat di menit-menit akhir. Kotak penalti Persebaya yang sebelumnya relatif tenang mendadak dipenuhi serangan demi serangan. Ketegangan memuncak saat wasit kembali mengeluarkan kartu kuning kedua, kali ini untuk pemain Persebaya Mihailo Perovic pada menit keenam injury time, membuat kedua tim bermain dengan sepuluh orang.

Meski demikian, hingga peluit panjang dibunyikan, upaya Madura United untuk menyamakan kedudukan tak membuahkan hasil. Persebaya berhasil mempertahankan keunggulan dan membawa pulang tiga poin berharga dari Pulau Madura.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya dalam menjaga konsistensi di papan klasemen, sekaligus menegaskan mental tandang Bajul Ijo dalam laga-laga krusial.

Susunan Pemain

Persebaya: Ernando Ari; Catur Arief Pamungkas, Leo Lelis, Risto Mitrevski, Dejan Tumbas; Rachmat Irianto, Milos Raickovic, Dimas Wicaksono, Francisco Rivera, Bruno Moreira; Diego Mauricio.

Madura United: Miswar Saputra; Taufik Hidayat, Pedro Monteiro, Jorge Mendonca, Ruxi; Paulo Sitanggang, Kerim Palic; Riski Afrisal, Jordy Wehrmann, Balotelli; Lulinha. (pam)

Editor : Redaksi