Persebaya Tancap Gas di Masa Jeda, Tavares Fokus Bangun Tim Lebih Solid
MERAHPUTIH I SURABAYA — Jeda kompetisi putaran pertama Liga 1 tak dianggap sebagai waktu rehat oleh Persebaya Surabaya. Momentum ini justru dimaksimalkan Bajol Ijo untuk melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam memperkokoh fondasi tim dan memperdalam kualitas skuad jelang bergulirnya paruh kedua musim.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, langsung menginstruksikan timnya untuk bekerja lebih intensif selama masa jeda. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kedalaman pemain serta penciptaan persaingan internal yang sehat di setiap lini. Menurutnya, tim yang kompetitif tidak hanya bergantung pada sebelas pemain utama, tetapi juga pada kesiapan seluruh anggota skuad.
Masuknya sejumlah pemain baru menjadi perhatian khusus jajaran pelatih. Tavares menilai proses adaptasi pemain anyar harus dipercepat agar filosofi permainan Persebaya dapat diterapkan secara utuh. Pemahaman karakter, baik secara teknis maupun nonteknis, dinilai menjadi kunci agar tim bisa tampil solid dan konsisten.
“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Sebagai bagian dari program evaluasi, Persebaya berencana menggelar laga uji coba selama jeda kompetisi. Pertandingan persahabatan ini tidak sekadar menjadi pemanasan, tetapi juga sarana penting bagi tim pelatih untuk memantau perkembangan pemain yang selama ini minim mendapatkan kesempatan tampil di pertandingan resmi.
“Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” tambah Tavares.
Ia menegaskan, kekuatan sebuah tim terletak pada kompetisi sehat di dalam skuad. Idealnya, setiap posisi diisi dua hingga tiga pemain dengan kualitas yang relatif seimbang, sehingga pelatih memiliki banyak opsi dan tim tetap kompetitif meski harus melakukan rotasi.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Pada paruh kedua kompetisi ini, Persebaya juga melakukan penambahan amunisi dengan mendatangkan tiga pemain asing anyar, yakni Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah variasi permainan sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di dalam tim.
Coach Tavares optimistis kombinasi pemain lama dan baru akan membawa dampak positif, tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga di ruang ganti. Menurutnya, kekompakan tim menjadi modal penting untuk menjaga performa sepanjang kompetisi.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya.
Dengan persiapan yang dimaksimalkan selama jeda kompetisi, Persebaya berharap dapat tampil lebih solid dan konsisten saat Liga 1 kembali bergulir, sekaligus menjaga asa bersaing di papan atas klasemen.(sub)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih