Wali Kota Surabaya Lantik Duta Pancasila Paskibraka 2025–2029

MERAHPUTIH I SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Surabaya periode 2025–2029 di Graha Sawunggaling, Kantor Pemerintah Kota Surabaya, Jumat (6/2/2026). DPPI merupakan wadah purna Paskibraka yang ditetapkan sebagai Duta Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Eri Cahyadi menegaskan, pelantikan tersebut menjadi langkah nyata menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat, khususnya oleh generasi muda. Karena berada di bawah koordinasi BPIP, para Duta Pancasila memiliki tanggung jawab langsung untuk menjalankan program yang selaras dengan kebijakan nasional.

Menurut Eri, keberadaan Duta Pancasila sejalan dengan program Kampung Pancasila yang digagas Pemkot Surabaya. Para duta akan terjun langsung ke lingkungan perkampungan untuk mendampingi warga, mulai dari pengelolaan lingkungan, pemilahan sampah, hingga penerapan konsep smart living dan smart city di tingkat kampung.

“Pancasila tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Dari sanalah akan lahir kesejahteraan, toleransi, dan kebahagiaan,” tegas Eri.

Seluruh aktivitas Duta Pancasila akan diawasi melalui sistem digital yang terhubung dengan BPIP. Para duta diwajibkan melaporkan setiap kegiatan yang dilakukan agar peran mereka tidak berhenti sebagai simbol semata.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP, Yudo Prawiro, menjelaskan bahwa DPPI merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 dan Peraturan Kepala BPIP Nomor 3 Tahun 2022. Setelah menyelesaikan tugas pengibaran bendera, Paskibraka berstatus purna dan melanjutkan pengabdian sebagai Duta Pancasila.

“Setiap Duta Pancasila wajib melaksanakan minimal tiga kegiatan dalam setahun dan melaporkannya secara digital. Ini adalah peran nyata, bukan sekadar label,” ujar Yudo.

BPIP mengapresiasi Pemkot Surabaya atas pelaksanaan pelantikan tersebut. Kolaborasi ini dinilai strategis dalam membangun generasi muda berkarakter Pancasila yang mampu menjadi motor perubahan menuju Surabaya yang lebih sejahtera. (sub)

Editor : Redaksi