Castel Siap Meledak di GBLA, PERSIB Incar Tiga Poin dari Persita

MERAHPUTIH I BANDUNG – Atmosfer panas dipastikan membungkus Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu, 22 Februari 2026. PERSIB akan menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-22 Super League 2025/26 dalam laga yang tak sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga panggung potensial bagi debut sang penyerang anyar, Sergio Castel.

Nama Castel mulai mencuri perhatian bobotoh sejak didatangkan pada paruh musim. Striker asal Spanyol itu berpeluang mencatatkan penampilan perdananya di Super League bersama PERSIB, setelah sebelumnya hanya tampil sebagai pemain pengganti dalam dua laga babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) kontra Ratchaburi FC.

Meski menit bermainnya di kompetisi Asia belum banyak, ekspektasi publik Bandung sudah terlanjur membumbung. Kehadirannya digadang-gadang menjadi jawaban atas kebutuhan Maung Bandung akan sosok finisher tajam di lini depan, terlebih di saat persaingan papan atas kian ketat.

Castel sendiri tak menampik bahwa proses adaptasi menjadi tantangan terbesarnya sejauh ini. Iklim tropis Indonesia, intensitas latihan, hingga ritme permainan yang berbeda menjadi ujian awal yang harus ia taklukkan.

“Sekarang saya fokus berlatih keras agar bisa cepat beradaptasi dengan cuaca, dengan tim, dan dengan taktik pelatih,” ujar Castel.

Perjalanan panjang sebelum bergabung dengan skuad biru pun turut memengaruhi kondisinya. Ia mengungkapkan betapa melelahkannya mobilitas lintas negara yang harus dijalani dalam waktu singkat.

“Saya butuh sedikit waktu karena perjalanan saya sangat panjang. Dari Siprus ke Spanyol. Lalu dari Spanyol ke sini sekitar 20 jam perjalanan. Setelah itu saya sempat ke Thailand, lalu kembali lagi,” tuturnya.

Menurutnya, 10 hingga 15 hari pertama adalah fase paling berat. Minim waktu istirahat membuat proses pemulihan fisik tidak berjalan ideal. Namun, Castel memastikan kondisinya terus membaik seiring waktu.

“Sekitar 10-15 hari pertama adalah masa adaptasi karena saya hampir tidak punya waktu istirahat. Perjalanannya sangat melelahkan. Besok akhirnya saya akan menempati rumah saya sendiri. Saya sudah menemukan tempat tinggal di sini dan saya yakin semuanya akan jauh lebih mudah ke depannya,” ucapnya optimistis.

Bagi PERSIB, laga melawan Persita bukan sekadar rutinitas pekanan. Posisi di puncak klasemen tengah dalam ancaman para pesaing. Tambahan tiga poin menjadi harga mati demi menjaga jarak dan mempertahankan momentum juara.

Masuknya Castel diharapkan mampu menambah variasi serangan dan memperkaya opsi taktik di lini depan. Dengan postur, pengalaman bermain di Eropa, serta naluri gol yang dimilikinya, publik Bandung tentu berharap debutnya, jika benar terjadi langsung berbuah manis.

Kini, semua mata tertuju ke Gelora Bandung Lautan Api. Apakah Sergio Castel akan langsung unjuk gigi dan menjawab harapan? Ataukah ia masih butuh waktu untuk benar-benar menyatu dengan permainan Maung Bandung? Yang pasti, Minggu nanti akan menjadi babak penting dalam perjalanan barunya bersama PERSIB.(ban)

Editor : Redaksi