PERSIB Gaspol Usai Lebaran, Bidik Kemenangan di Padang

MERAHPUTIH I BANDUNG — Setelah menikmati jeda kompetisi yang bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri, Persib Bandung langsung menggeber persiapan menghadapi lanjutan Super League 2025/2026. Sesi latihan perdana digelar di Lapangan Pendamping Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (25/3/2026), dengan intensitas yang mulai ditingkatkan.

Momentum kembali berkumpulnya skuad Maung Bandung ini menjadi penanda dimulainya fase krusial kompetisi. Pasalnya, tim asuhan Bojan Hodak akan melakoni sembilan laga sisa yang sangat menentukan posisi akhir mereka di klasemen.

Laga terdekat yang sudah menanti adalah duel tandang kontra Semen Padang FC pada pekan ke-26. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026).

Namun, pada sesi latihan perdana ini, tidak semua pemain dapat langsung bergabung. Beberapa nama masih absen karena berbagai keperluan, termasuk panggilan tugas internasional. Thom Haye dan Layvin Kurzawa belum terlihat di lapangan, sementara Beckham Putra Nugraha, Eliano Reijnders, serta Frans Putros tengah memperkuat tim nasional masing-masing.

Kendati demikian, Hodak mengaku puas dengan kondisi mayoritas pemain yang kembali dalam keadaan prima. Ia menilai masa libur selama kurang lebih sepuluh hari tidak berdampak negatif terhadap kebugaran skuad.

“Semua pemain berada dalam keadaan baik setelah libur. Tidak ada yang mengalami cedera atau sakit. Ini penting karena kami harus segera mengembalikan ritme permainan untuk menghadapi sisa pertandingan,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

Menurut Hodak, aspek fisik menjadi fokus utama di awal masa persiapan ini. Ia memastikan program latihan telah disusun secara bertahap agar para pemain mencapai kondisi ideal tepat waktu.

Dalam beberapa hari ke depan, intensitas latihan akan ditingkatkan untuk mengembalikan daya tahan dan kekuatan pemain. Setelah itu, pendekatan taktik akan mulai dimatangkan seiring semakin dekatnya laga melawan Semen Padang.

“Dalam tiga sampai empat hari ke depan, latihan akan lebih berat. Setelah itu kami mulai masuk ke persiapan pertandingan secara spesifik,” jelasnya.

Situasi ini menjadi ujian konsistensi bagi Persib yang tengah memburu hasil maksimal di akhir musim. Dengan jadwal yang semakin padat dan tekanan kompetisi yang meningkat, kesiapan fisik dan mental pemain menjadi kunci utama.

Dukungan suporter juga diharapkan kembali mengalir deras, meski dalam waktu dekat Persib harus lebih dulu menjalani laga tandang. Hasil positif di Padang diyakini bisa menjadi pijakan penting untuk menjaga momentum di sisa musim.

Kini, Maung Bandung tak punya banyak waktu untuk berlama-lama dalam suasana libur. Fokus telah kembali diarahkan ke lapangan, demi menjaga asa dan menutup musim dengan catatan manis.(ban)

Editor : Redaksi