Persebaya Tutup Musim dengan Pesta Gol, Persik Kediri Dibantai 5-0 di GBT
MERAHPUTIH I SURABAYA – Persebaya Surabaya menutup perjalanan di Super League 2025/2026 dengan penampilan sempurna. Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5) malam, Bajol Ijo tampil menggila dengan melumat Persik Kediri lima gol tanpa balas.
Kemenangan besar tersebut sekaligus memastikan Persebaya mengakhiri kompetisi di papan atas klasemen. Tambahan tiga poin membuat tim kebanggaan Kota Pahlawan finis di posisi empat besar dengan koleksi 58 poin.
Sejak awal babak kedua dimulai, atmosfer pertandingan langsung berubah panas. Pelatih Persebaya melakukan manuver cepat dengan memasukkan Gali Freitas menggantikan Mihailo Perovic pada menit ke-46. Pergantian itu terbukti menjadi titik balik agresivitas serangan tuan rumah.
Baru hitungan detik selepas sepak mula babak kedua, lini belakang Persik langsung digempur. Jefferson mengirim umpan silang berbahaya ke jantung pertahanan lawan, namun bola masih sempat dibuang pemain belakang tim tamu sebelum menghadirkan ancaman serius.
Persebaya terus mengurung pertahanan Macan Putih. Kombinasi permainan cepat dari sisi sayap membuat Persik kesulitan keluar dari tekanan. Francisco Rivera sempat memperoleh peluang emas di depan gawang, tetapi penyelesaiannya masih mampu dibaca penjaga gawang Persik Kediri.
Meski berada dalam tekanan, Persik bukan tanpa peluang. Tim tamu sempat membuat publik Gelora Bung Tomo menahan napas ketika sundulan keras penyerangnya menghantam mistar gawang yang dikawal Ernando Ari.
Memasuki menit ke-60, duel berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling melancarkan serangan cepat. Namun rapatnya organisasi pertahanan membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
Gol ketiga Persebaya akhirnya lahir pada menit ke-64. Berawal dari situasi sepak pojok, Gali Freitas mengirim umpan matang yang langsung disambar sundulan keras Gustavo Fernandes. Bola meluncur deras tanpa mampu dihalau kiper Persik. Skor berubah menjadi 3-0 dan membuat stadion bergemuruh.
Dominasi Persebaya semakin terlihat setelah gol tersebut. Toni Firmansyah hampir memperbesar keunggulan lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-69. Namun bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang.
Gali Freitas kembali menjadi ancaman pada menit ke-74. Akselerasinya melewati beberapa pemain belakang Persik sukses membuka ruang tembak, tetapi penyelesaian akhirnya masih belum menemui sasaran.
Satu menit kemudian, giliran Milos Raickovic yang mencoba peruntungan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras namun masih melebar tipis di sisi kiri gawang Persik Kediri.
Persebaya kemudian melakukan rotasi pemain pada menit ke-78. Milos Raickovic dan Malik Risaldi ditarik keluar untuk memberi kesempatan kepada Bruno Paraiba serta M. Ichsan tampil di sisa laga.
Pergantian itu semakin membuat tempo permainan Bajol Ijo tetap terjaga. Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Persebaya kembali menambah penderitaan Persik Kediri.
Pada menit ke-89, Bruno Moreira sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan assist Francisco Rivera di depan gawang. Sempat ditepis kiper Persik, bola rebound langsung disambar Bruno pada percobaan kedua dan membuat skor berubah menjadi 5-0.
Menjelang laga berakhir, Persebaya kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Oktafianus dan M. Ilham menggantikan Jefferson serta Rivera. Tambahan waktu enam menit mampu dilalui dengan nyaman sambil mempertahankan dominasi permainan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor telak 5-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persebaya. Hasil tersebut menjadi penutup manis musim Super League 2025/2026 sekaligus mempertegas konsistensi Bajol Ijo sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola nasional musim ini.(sub)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih