1.000 Mitra Driver Gojek Ikuti Cek Kesehatan Gratis di RS Korpri Surabaya, Khofifah Dorong Medical Check-Up Rutin
MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperluas layanan kesehatan preventif bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 1.000 mitra driver Gojek yang digelar di Rumah Sakit Korpri Pura Raharja Surabaya, Jumat (22/5).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jawa Timur, Rumah Sakit Korpri Pura Raharja, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Kementerian Kesehatan serta dukungan Pemerintah Kota Surabaya. Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 350 pengemudi ojek online telah mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung meninjau jalannya kegiatan. Ia menyampaikan apresiasi terhadap sinergi lintas sektor yang menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi para pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online yang memiliki mobilitas tinggi.
“Alhamdulillah, rencananya ada 1.000 driver ojol dari Gojek yang akan mendapatkan layanan cek kesehatan gratis. Ada beberapa item pemeriksaan medical check-up yang dilakukan. Saya rasa medical check-up ini makin rutin makin bagus,” ujar Khofifah.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang kerap tidak disadari. Mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar gula darah hingga pemeriksaan kesehatan lainnya dilakukan dalam kegiatan tersebut.
Khofifah juga menegaskan bahwa program ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, dunia usaha dan fasilitas kesehatan.
“Kami ingin menyampaikan terima kasih. Ini partnership dari empat elemen. Dari Kementerian Kesehatan, Gojek, Pemkot Surabaya, dan Pemprov Jawa Timur. Rumah sakit ini adalah Rumah Sakit Korpri Pemprov Jawa Timur,” katanya.
Ia menambahkan, layanan kesehatan gratis tersebut akan berlangsung hingga 25 Mei mendatang dengan target seluruh kuota peserta terpenuhi.
Sementara itu, Direktur Utama RS Korpri Pura Raharja, dr. Makhyan Jibril Al-Farabi, menjelaskan bahwa peserta mendapatkan 11 jenis pemeriksaan kesehatan yang menjadi bagian dari program prioritas nasional.
Menurut dr. Jibril, pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, profil lipid, EKG hingga pemeriksaan HPV DNA khusus perempuan.
“Kita melakukan 11 pemeriksaan. Mulai dari PMI, cek gula darah, cek profil lipid, EKG, bahkan yang paling baru di sini adalah HPV DNA,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemeriksaan HPV DNA menjadi perhatian khusus karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pentingnya deteksi dini kanker serviks. Padahal, biaya pemeriksaan tersebut cukup mahal jika dilakukan secara mandiri.
“HPV DNA ini kalau periksa sendiri bisa sampai setengah juta rupiah lebih. Dengan kegiatan ini mereka bisa mendapatkan pemeriksaan gratis,” terang dr. Jibril.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut dikhususkan bagi peserta perempuan, termasuk pengemudi ojek online perempuan yang dinilai rentan terhadap persoalan kesehatan reproduksi.
RS Korpri Pura Raharja sendiri, lanjutnya, selama ini memiliki perhatian besar terhadap layanan kesehatan ibu dan anak. Rumah sakit tersebut bahkan mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya sebagai rumah sakit dengan pencatatan kelahiran tertinggi.
“Kurang lebih ada sekitar 2.400 kelahiran di Rumah Sakit Korpri. Karena itu concern kami hari ini salah satunya skrining kesehatan perempuan,” tambahnya.
Program CKG tersebut saat ini masih difokuskan untuk mitra Gojek. Namun pihak rumah sakit membuka peluang kolaborasi serupa dengan komunitas lain di masa mendatang.
“Sementara ini kolaborasinya dengan Gojek. Tapi nanti kalau ada komunitas lain yang siap berkolaborasi, tentu bisa bersinergi lagi menjalankan program seperti ini,” katanya.
Untuk pelaksanaannya, kuota pemeriksaan dibagi selama empat hari dengan kapasitas sekitar 250 hingga 300 peserta per hari.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi. Salah satunya Wulandari, pengemudi ojek online perempuan yang mengaku senang bisa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Menurutnya, program seperti ini sangat membantu para driver yang selama ini lebih banyak menghabiskan waktu di jalan sehingga sering mengabaikan kondisi kesehatan.
Selain memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan lengkap, seluruh pengemudi ojek online yang mengikuti kegiatan juga menerima bingkisan paket bahan pokok dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan para mitra pengemudi daring.(pps)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih