Pemprov Jatim Jajaki Beasiswa Strategis dengan Dongseo University Korea Selatan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima audiensi delegasi Dongseo University yang dipimpin Profesor Park Inseon di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (21/5)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima audiensi delegasi Dongseo University yang dipimpin Profesor Park Inseon di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (21/5)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka peluang kerja sama pendidikan internasional dengan Dongseo University melalui program beasiswa strategis bagi mahasiswa berprestasi asal Surabaya dan berbagai daerah di Jawa Timur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Jatim di tengah percepatan transformasi digital global.

Peluang kolaborasi tersebut dibahas saat Khofifah menerima audiensi delegasi Dongseo University yang dipimpin Profesor Park Inseon di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (21/5). Pertemuan itu difokuskan pada penguatan kerja sama pendidikan di bidang teknologi digital, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), industri kreatif, perfilman, hingga broadcast.

Dalam pertemuan tersebut, Khofifah menilai kemitraan dengan perguruan tinggi internasional menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda Jawa Timur menghadapi tantangan industri masa depan yang semakin berbasis teknologi.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini tengah memperkuat berbagai program pengembangan ekosistem digital. Karena itu, kehadiran jejaring pendidikan global seperti Dongseo University dinilai dapat mempercepat peningkatan kompetensi mahasiswa dan pelajar Jatim pada sektor-sektor unggulan.

“Indonesia, khususnya Jawa Timur dengan berbagai program-program yang saya rasa tingkat penguatan digital ekosistemnya akan sangat banyak terbantu jika program ini bisa dimaksimalkan. Mulai dari AI, computer science, perfilman, broadcast dan seterusnya,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan, pihak Dongseo University meminta Pemprov Jatim menyiapkan bibit-bibit unggul yang memiliki talenta pada bidang-bidang yang menjadi fokus pengembangan kampus tersebut. Sebagai tindak lanjut awal, universitas yang berbasis di Busan, Korea Selatan itu disebut siap membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa asal Jawa Timur.

Khofifah menegaskan, kesempatan tersebut menjadi peluang besar bagi pelajar dan mahasiswa Jatim untuk mendapatkan akses pendidikan internasional sekaligus pengalaman global di bidang industri kreatif dan teknologi digital yang saat ini berkembang pesat.

Selain membahas peluang beasiswa, Khofifah juga mengungkapkan bahwa Profesor Park Inseon dijadwalkan hadir dalam forum East Java Innovative Education Summit yang digelar pada Kamis malam. Forum tersebut mempertemukan guru dan siswa SMK dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Menurut Khofifah, momentum tersebut penting untuk mempertemukan langsung pihak kampus dengan calon peserta potensial sekaligus mempererat komunikasi dalam penjajakan kerja sama pendidikan internasional yang lebih konkret.

“Saya rasa ketika terjadi pertemuan antara Dongseo University dengan para guru dan siswa, rasanya ini akan mendekatkan komunikasi-komunikasi yang akan kita tindak lanjuti bersama,” katanya.

Meski demikian, Khofifah menyebut pembahasan terkait jumlah kuota maupun periode pemberian beasiswa masih berada pada tahap awal. Karena itu, belum ada keputusan final mengenai teknis pelaksanaan program tersebut.

Namun, ia mengungkapkan bahwa pihak Dongseo University sebelumnya menyampaikan rata-rata terdapat sekitar 60 mahasiswa dalam satu tahun pada program yang dijalankan kampus tersebut. Hal itu dinilai menjadi sinyal positif terhadap peluang kerja sama pendidikan yang lebih luas di masa mendatang.

Sementara itu, Profesor Park Inseon menjelaskan kedatangannya ke Surabaya bertujuan memperkenalkan Dongseo University beserta berbagai program unggulan yang relevan dengan perkembangan industri kreatif dan teknologi digital global.

Ia menyebut sejumlah bidang yang menjadi fokus pengembangan kampus antara lain artificial intelligence (AI), digital creator, creative industry hingga berbagai program berbasis teknologi kreatif lainnya yang saat ini menjadi kebutuhan dunia industri modern.

“Saya datang ke sini untuk memperkenalkan Dongseo University dengan berbagai programnya seperti AI, digital creator, creative industry dan lain sebagainya,” ujar Profesor Park Inseon.

Profesor Park Inseon juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam membangun kolaborasi pendidikan global.

Menurutnya, dukungan tersebut akan menjadi modal penting agar kerja sama pendidikan antara Dongseo University dan Jawa Timur dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi pelajar maupun mahasiswa asal Jatim.

Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan kualitas SDM Jawa Timur melalui akses pendidikan internasional, khususnya pada sektor-sektor yang kini menjadi kebutuhan utama dunia industri berbasis teknologi digital dan ekonomi kreatif.(pps)

Editor : Redaksi