Khofifah Pastikan SPMB di Madiun Berjalan Lancar, Antrean Terkendali
MERAHPUTIH I MADIUN – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 1 dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pengambilan PIN dan verifikasi data calon murid berlangsung tertib, nyaman, dan tanpa kendala.
Dalam kunjungannya, Khofifah menyapa para calon murid yang sedang melakukan verifikasi data sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat mengikuti proses seleksi masuk sekolah yang diinginkan.
Menurut Khofifah, pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lebih terukur karena adanya pengaturan kuota layanan setiap hari. Sistem tersebut dinilai efektif mencegah terjadinya penumpukan maupun antrean panjang saat proses verifikasi.
“Calon murid sudah mendapatkan kepastian jadwal verifikasi secara online, sehingga layanan bisa berjalan lebih tertib dan nyaman,” ujarnya.
Khofifah menambahkan, hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam proses verifikasi. Petugas hanya mencocokkan data nilai yang telah diunggah secara daring dengan dokumen rapor asli yang dibawa calon murid. Untuk mempercepat layanan, setiap SMA dan SMK negeri juga didukung sejumlah operator verifikasi.
Kemudahan layanan tersebut turut dirasakan para orang tua. Tyas, salah satu wali murid, mengaku proses verifikasi berlangsung sederhana dan mudah dipahami karena tersedia petugas yang siap memberikan penjelasan.
“Sangat membantu calon murid maupun orang tua,” katanya.
Hal serupa disampaikan Ana, wali murid lainnya, yang berharap putranya dapat diterima di sekolah favorit di Kota Madiun.
Sementara itu, Kepala SMAN 4 Madiun, Nunung Nurlaela, menyebut seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Sedangkan Kepala SMKN 1 Madiun, Septa Krisdiyanto, mengungkapkan minat pendaftar tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya dengan jurusan Teknik Permesinan menjadi yang paling diminati.
Usai melakukan peninjauan, Khofifah menyerahkan bantuan pendidikan kepada masing-masing 10 siswa di SMKN 1 dan SMAN 4 Madiun senilai Rp1 juta per siswa. Ia juga memberikan santunan serta paket sembako kepada petugas kebersihan dan penjaga sekolah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. (pps)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih