Yann Mabella Terpukau Atmosfer Bonek, Bertekad Antar Persebaya Raih Prestasi Musim Ini

Yann Mabella
Yann Mabella

MERAHPUTIH I SURABAYA – Penyerang anyar Persebaya Surabaya, Yann Mabella, langsung merasakan pengalaman yang sulit dilupakan pada laga 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7). Meski pertandingan berakhir imbang 2-2, striker asal Republik Kongo itu mengaku terkesan dengan atmosfer luar biasa yang diciptakan ribuan Bonek dan Bonita yang memenuhi tribun stadion.

Bagi Mabella, pertandingan tersebut bukan sekadar debut di hadapan publik Surabaya. Laga itu menjadi momen pertamanya merasakan secara langsung fanatisme pendukung Persebaya yang selama ini hanya ia dengar sebelum memutuskan bergabung dengan Green Force untuk musim 2026/2027.

Sejak tiba di stadion hingga peluit panjang dibunyikan, Mabella mengaku terus dibuat kagum dengan antusiasme suporter. Lautan hijau yang memenuhi setiap sudut tribun, nyanyian yang menggema tanpa henti, serta dukungan penuh sepanjang pertandingan memberikan kesan mendalam bagi pemain berusia 30 tahun tersebut.

"Atmosfer di stadion benar-benar luar biasa. Saya sangat terkesan melihat begitu banyak suporter datang memberikan dukungan kepada tim. Sepanjang karier saya, ini menjadi salah satu pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan," ujar Mabella, Selasa (21/7).

Pengalaman tersebut, menurutnya, jauh berbeda dibandingkan ketika masih berkarier di Liga Malaysia bersama Terengganu FC. Meskipun sepak bola Malaysia juga memiliki basis pendukung yang cukup besar, Mabella menilai atmosfer yang ia rasakan di Stadion Gelora Bung Tomo memiliki karakter tersendiri.

Ia mengaku belum pernah bermain di depan puluhan ribu suporter yang memberikan dukungan secara konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan. Hal itu membuatnya semakin memahami mengapa Persebaya dikenal sebagai salah satu klub dengan basis suporter terbesar di Indonesia.

"Saat bermain di Liga Malaysia, jumlah penontonnya tidak sebanyak ini. Di sini saya bisa merasakan kecintaan yang sangat besar terhadap sepak bola dan Persebaya," katanya.

Mabella juga memberikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang tidak berhenti memberikan semangat kepada para pemain, meski pertandingan berlangsung ketat. Menurut pemain yang telah mencatatkan tujuh penampilan bersama Timnas Kongo itu, energi dari tribun mampu memberikan suntikan motivasi tambahan ketika berada di lapangan.

Baginya, dukungan yang terus mengalir dari suporter menjadi kekuatan tersendiri bagi pemain untuk tetap berjuang hingga peluit akhir dibunyikan. Kehadiran suporter dalam jumlah besar juga menjadi bukti bahwa Persebaya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat Surabaya.

"Saya sangat menyukai semangat mereka. Suara yang mereka ciptakan, dukungan yang terus diberikan sejak awal hingga akhir pertandingan, benar-benar membantu pemain di lapangan. Sebagai pemain, tentu sangat menyenangkan ketika melihat suporter selalu berada di belakang tim dalam situasi apa pun," ungkapnya.

Kesan positif yang didapat Mabella semakin lengkap karena dirinya berhasil mencatatkan nama di papan skor. Masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, ia sukses mencetak gol yang sempat membawa Persebaya unggul atas PSIS Semarang sebelum akhirnya laga ditutup dengan skor sama kuat 2-2.

Gol tersebut menjadi catatan istimewa karena merupakan gol perdana Mabella sejak resmi berseragam Bajol Ijo. Sebagai seorang penyerang, ia mengaku selalu memiliki target untuk mencetak gol, namun kebahagiaan yang dirasakan menjadi lebih berarti karena terjadi di hadapan puluhan ribu pendukung Persebaya.

"Tentu saya sangat senang bisa mencetak gol pertama untuk Persebaya. Sebagai seorang penyerang, mencetak gol selalu memberikan perasaan yang istimewa. Namun yang lebih penting bagi saya adalah bisa membantu tim dan merasakan kebahagiaan itu bersama rekan-rekan setim serta para suporter," tuturnya.

Meski berhasil membuka rekening gol bersama Green Force, Mabella menegaskan dirinya belum puas. Ia menilai satu gol bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal untuk membangun kepercayaan diri sekaligus mempercepat proses adaptasi dengan gaya permainan Persebaya.

Pemain asal Kongo itu ingin terus meningkatkan performa, memahami karakter permainan rekan-rekan setim, serta memberikan kontribusi yang lebih besar sepanjang musim kompetisi 2026/2027.

Menurutnya, proses adaptasi masih terus berjalan. Namun dukungan yang diberikan suporter membuatnya semakin percaya diri untuk berkembang bersama Persebaya dan membantu tim bersaing di papan atas.

"Gol ini memberikan kepercayaan diri dan motivasi tambahan untuk saya. Saya ingin terus bekerja keras, beradaptasi dengan tim, dan memberikan yang terbaik setiap kali mendapatkan kesempatan bermain. Saya berharap bisa membantu Persebaya meraih banyak hasil positif musim ini," pungkasnya.(sub)

Editor : Redaksi