Persija Jadikan Kekalahan dari Persebaya Sebagai Bekal Evaluasi, Rio Fahmi Yakin Tim Terus Berkembang

Bek kanan Persija, Ilham Rio Fahmi
Bek kanan Persija, Ilham Rio Fahmi

MERAHPUTIH I SURABAYA – Persija Jakarta memetik pelajaran berharga usai menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (26/7/2026) malam. Meski gagal meraih poin, para pemain Macan Kemayoran tetap optimistis tim akan menunjukkan peningkatan performa seiring berjalannya proses persiapan menuju kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.

Bek kanan Persija, Ilham Rio Fahmi, menilai hasil tersebut belum mencerminkan kemampuan terbaik tim. Menurutnya, skuad asuhan Persija masih berada pada tahap awal pembentukan karena baru menjalani masa latihan sekitar satu hingga dua pekan sebelum tampil di turnamen pramusim tersebut.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persija sebenarnya mampu memberikan tekanan kepada tuan rumah. Pada babak pertama, sejumlah peluang berhasil diciptakan, termasuk melalui Victor Detan yang melepaskan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti. Namun, peluang itu masih dapat diamankan penjaga gawang Persebaya sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat. Petaka datang bagi Persija ketika bek Radovan Pankov justru mencetak gol bunuh diri yang membuat Persebaya unggul 1-0. Macan Kemayoran sempat membalas lewat Denis Kolinger yang berhasil menjebol gawang lawan, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena dinilai berada dalam posisi offside.

Rio mengakui timnya masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi ideal, baik dari sisi kebugaran maupun pemahaman terhadap pola permainan yang diterapkan jajaran pelatih. Ia menyebut pertandingan melawan Persebaya menjadi bagian penting dari proses adaptasi seluruh pemain.

"Tentunya bukan pertandingan yang mudah bagi kami, terlebih lagi kami baru latihan sekitar 1-2 minggu," ujar Rio dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pemain Timnas Indonesia itu juga menegaskan bahwa kekalahan di laga pembuka tidak akan membuat mental tim menurun. Sebaliknya, hasil tersebut akan dijadikan bahan evaluasi agar Persija tampil lebih solid pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Rio pun memberikan apresiasi kepada Persebaya atas kemenangan yang diraih. Meski demikian, ia tetap percaya Persija memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing lebih baik setelah proses persiapan semakin matang.

"Saya ucapkan selamat buat Persebaya. Saya percaya pada tim ini bahwa ke depannya bisa melangkah lebih jauh dan lebih baik lagi," tuturnya.

Turnamen Piala Presiden 2026 menjadi momentum penting bagi Persija untuk mengukur kesiapan skuad sebelum bergulirnya kompetisi resmi. Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, Macan Kemayoran diharapkan mampu memperbaiki kekurangan dan membangun chemistry antarpemain sehingga tampil lebih kompetitif saat musim baru dimulai.(sub)

Editor : Redaksi