Nycta Gina Bagikan Tips Aman Belanja Online
MERAHPUTIH|JAKARTA - Selama PSBB yang telah diberlakukan di ibukota, serta lockdown di banyak wilayah, mengharuskan semua kegiatan dilakukan
dari rumah. Pun ketika harus belanja. Artinya, belanja online kini yang jadi pilihan ditengah pandemi yang belum juga reda. Memang tidak semua orang melakukan belanja online, namun ada hal yang harus diwaspadai saat melakukannya.
Ketika gelombang PHK terus bertambah, kejahatan pun semakin beragam, mulai perampokan hingga kejahatan secara online. Yang saat ini kerap terjadi adalah kejahatan siber dengan pencurian One Time Password (OTP).
OTP merupakan password yang dapat memvalidasi upaya masuk ke dalam akun yang digunakan sekali saja. OTP bertujuan menghindari kelemahan yang dimiliki oleh sistem autentifikasi berbasis password statis.
Dalam implementasinya, OTP juga dikombinasikan dengan autentikasi dua faktor. OTP pun membutuhkan akses ke perangkat yang hanya dimiliki serta hal yang hanya diketahui oleh pemilik akun.
Saat ini, sebagian besar institusi pengguna OTP mengirimkan password melalui smartphone, baik via notifikasi popup, atau yang paling sering ditemukan, yaitu melalui pesan teks atau Short Message Service (SMS).
Sayangnya sistem keamanan ini masih memiliki celah kebobolan, karena pelaku kejahatan bisa menyusupi malware yang memiliki kemampuan mengawasi dan mencuri data dari handphone anda melalui pesan bermuatan tautan berbahaya.
Dalam postingannya, ibu dua anak ini mengimbau followernya agar lebih berhati-hati dengan OTP. Menurutnya ini adalah nomor keramat yang tidak
boleh diberikan kepada siapapun. Karena itu, Anda sangat penting menjaga kerahasiaan OTP yang diterima
dan jangan terlena sehingga memberikan kode dengan mudah kepada orang lain. Memberikan kode OTP kepada pihak ketiga, sama saja dengan menyerahkan akun kepada orang lain.
Anda juga harus memastikan keamanan nomor ponsel yang kerap digunakan sebagai medium untuk mengirimkan dan menerima kode OTP. Anda pun
disarankan untuk tidak mudah berganti nomor ponsel, mengingat kode verifikasi OTP kerap dikirimkan ke nomor ponsel.
Jika harus mengganti nomor handphone , Anda harus melaporkan perubahan nomor kepada pihak pengirim OTP, seperti layanan perbankan, sehingga kode OTP
tidak lagi dikirimkan ke nomor sebelumnya dan dikirimkan ke nomor baru Anda.
Anda juga diimbau untuk mengaktifkan sistem keamanan password, tidak hanya pada ponsel yang digunakan sebagai medium komunikasi dengan nomor ponsel, juga pada aplikasi layanan finansial dan layanan lain yang Anda
gunakan.
Di laman komentar, sebagian besar follower-nya mengucapkan terimakasih atas imbauan yang dibagikan oleh perempuan yang kini berhijab ini.
(infokomputer.grid.id/ayn)
Editor : Ayun Rahmawati
Harian Merah Putih