Liga Champions

PSG Singkirkan Bayern Munich di Babak Perempat Final


Penyerang PSG Neymar Jr dikawal ketat pemain Bayern. PSG

MERAHPUTIH| PARIS- Paris Saint-Germain (PSG) berhasil membalas kekalahan dalam film Liga Champions musim lalu. Ini setelah PSG menyingkirkan Bayern Munich di babak perempat final, Rabu (14/4) dinihari. Meski PSG kalah 0-1 dari Bayern, namun total agregat 3-3 dan tim asal Prancis lolos berkat gol tandang.

Pelatih PSG Mauricio Pochettino memuji "momen luar biasa" setelah timnya menyingkirkan juara bertahan Bayern Munich dari Liga Champions dengan gol tandang untuk mengambil tempat di semifinal. 

Klub Ligue 1 itu menjalani pertandingan leg pertama yang menegangkan dengan skor 3-2 di Munich, yang terbukti menentukan setelah Bayern hanya bisa mengamankan kemenangan 1-0 di Parc des Princes pada Selasa malam. 

Musim lalu, PSG dikalahkan oleh Bayern di final di bawah pelatih Thomas Tuchel. Pochettino merasa skuadnya telah berkembang pesat dalam waktu singkat setelah mantan manajer asal Argentina itu ditunjuk pada awal Januari. "Itu pertandingan yang sangat sulit dan saya sangat senang karena para pemain pantas mendapatkan pujian. Kami sangat bahagia untuk mereka, klub, presiden," kata Pochettino di BT Sport. "Setelah tiga bulan bekerja di sini, kami menikmati momennya dan jika Anda lolos ke semifinal maka ini momen yang luar biasa bagi kami,” ungkapnya. 

"Ketika Anda berada di tepi lapangan, dekat dengan lapangan, tidak mudah untuk menikmatinya, tetapi saya mencoba menikmatinya setiap saat,” tambahnya.  

Peluang Neymar digagalkan oleh tiang gawang dua kali sebelum Eric Maxim Choupo-Moting membuat tim asal itu Jerman dengan sundulan jarak dekat sebelum jeda. Bayern, selanjutnya kesulitan mencetak gol kemenangan.

Upaya Mbappe di akhir pertandingan dianulir karena offside. Usai maju ke semifinal, PSG akan bertemu Manchester City atau Borussia Dortmund.

 “Para pemain menunjukkan kualitasnya dan mereka bekerja sangat keras. Tugas kami adalah mencoba menempatkan semua  talenta yang ada. Mereka jenius, bekerja seperti tim, dengan bola mereka tentu saja fantastis. "Kami adalah tim, itulah tantangan bagi kami, dan saat ini kami sangat senang tentang itu," paparnya.

 Di laga kemarin, Bayern kembali tanpa striker andalannya asal Polandia Robert Lewandowski yang cedera. Pelatih Bayern Hansi Flick menerima kegagalan timnya, terutama dalam serangan, dan mengaku rugi kebobolan banyak gol di leg pertama.

 "Biasanya tim saya memiliki begitu banyak kualitas di sepertiga akhir, tapi hari ini mereka kekurangan dalam sentuhan akhir," kata Flick dalam wawancara dengan Sky Germany, dikutip di www.uefa.com. 

"Kami harus menerima itu, meskipun kami menginginkan hasil yang berbeda. "Mengingat leg pertama, dengan semua peluang kami dan yang kami berikan, tanpa gol ketiga, kami akan lolos,” bebernya. "Anda melihat betapa berbahayanya mereka dalam menyerang. Sebagai pecundang yang adil, saya ingin memberi selamat kepada mereka," katanya. (red)