Juara Wimbledon, Djokovic Ragu untuk Tampil di Olimpiade Tokyo
MERAHPUTIH| INGGRIS-Juara tunggal putra Wimbledon Novak Djokovic mengatakan dia masih bingung tentang apakah dia akan pergi ke Olimpiade Tokyo, setelah sebelumnya berkomitmen untuk hadir.
Djokovic mengalahkan petenis Italia Matteo Berrettini 6-7 (4-7), 6-4, 6-4, 6-3 di final pada Minggu, (11/7/2021) tetapi mengatakan setelah itu dia ragu-ragu apakah dia akan pergi ke Olimpiade menjelang AS Terbuka.
"Ya, itu bukan berita bagus tentang penggemar tidak diizinkan. Saya menerima berita itu kemarin atau dua hari lalu. Itu sangat mengecewakan untuk didengar," kata Djokovic pada konferensi pers setelah kemenangannya.
"Saya juga mendengar bahwa akan ada banyak pembatasan di dalam desa. Mungkin Anda tidak akan dapat melihat atlet lain tampil secara langsung. Saya bahkan tidak dapat memiliki stringer saya yang merupakan bagian yang sangat penting dari tim saya,” urainya.
"Saya harus memikirkannya. Saat ini, seperti yang saya katakan, rencana saya adalah selalu pergi ke Olimpiade. Tapi saat ini saya sedikit terpecah. Ini semacam 50/50 karena apa yang saya dengar di beberapa hari terakhir," jelasnya.
Komite Olimpiade Tokyo mengumumkan pada hari Kamis bahwa tidak akan ada penonton atau suporter yang hadir di Olimpiade setelah Jepang mengumumkan keadaan darurat selama turnamen.
Fans dari luar negeri sudah dilarang beberapa bulan yang lalu, tapi ada harapan bahwa fans domestik masih bisa hadir.
Djokovic ingin menyelesaikan kalender Grand Slam setelah memenangkan Australia Terbuka, Prancis Terbuka, dan Wimbledon.
Kemenangannya pada hari Minggu menandai gelar Grand Slamnya yang ke-20, membuatnya sejajar dengan Roger Federer dan Rafael Nadal. (red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih