Khofifah Qurban Sapi Berasal dari Peternak Lamongan


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan seekor sapi, kepada panitia penyembelihan hewan kurban, di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya.

MERAHPUTIH I SURABAYA – Menjelang Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban 1442H, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan seekor sapi, kepada panitia penyembelihan hewan qurban, di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya.

Khofifah menuturkan, sapi yang diqurbankan pada Hari Raya Idul Adha tahun 2021 ini, berasal dari peternak yang sama, yakni dari Lamongan, Jawa Timur. B

Bukan tanpa alasan, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini memilih sapi berasal dari Lamongan. Menurutnya, selain sehat secara kedokteran hewan, sapi tersebut juga telah memenuhi syarat sebagai hewan qurban.

"Saya kebetulan tahun lalu ngambil dari Lamongan, sekarang dari Lamongan lagi. Dari Selopuro," ujarnya, disela tinjauannya terhadap sejumlah hewan qurban milik Forkopimda, di MAS, Senin (19/7).

Khofifah mengakui, mendapatkan referensi terkait dengan sapi atau hewan qurban tersebut berasal dari Kepala Dinas Peternakan (Kadis Peternakan) Jatim. Ada kualifikasi khusus, bahwa hewan bisa dijadikan hewan qurban.

"Jadi, ini katakanlah bergaransi lah. Ini tempat (peternak Lamongan), biasanya dijadikan referensi oleh Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur," imbuhnya.

Namun demikian, bukan berarti hewan ternak atau hewan qurban dari peternak wilayah lain tidak bagus. Menurutnya, masing masing daerah memiliki postensi hasil ternak yang luar biasa, seperti Jember, Tulungangung, bahkan Madura.

"Khusus untuk Madura. Perkawinan (Madrasin) antara (sapi) Madura dan Limosin itu juga luar biasa. Jadi masing masing daerah di Jawa Timur ini mempunyai keunggulan dan keandalan dalam peternakan sapi," pungkasnya.

Tidak hanya sapi milik Gubernur Khofifah yang siserahkan ke panitia penyembelihan qurban Majid Nasionl Al Akbar Surabaya.

Tampak juga sapi milik Presiden Jokowi, yang diambil dari peternak sapi di Sukapura, Probolinggo dengan berat 1, 242 Kg. Kemudian juga nantinya ada sapi milik Pangdam V Brawijaya, dan intsansi lainya. (red)