Menang Adu Penalti 4-2

CSA Allstar Kecamatan Menganti Juara Turnamen Bengkel FC Cup 2021


CSA Allstar akhirnya juara di penghujung tahun.

SURABAYA|MERAHPUTIH- Komunitas sepak bola dan sosial  Campursari (CSA) Allstar Kecamatan Menganti, Gresik keluar sebagai juara di Turnamen U-45 Bengkel FC Cup 2021. Di final yang berlangsung di lapangan Legundi, Krikilan, Gresik, Minggu (28/11/2021),  CSA menang adu penalti 4-2 dari Besi Tua FC. Di waktu normal CSA dan Besi Tua bermain imbang 2-2.

Kemenangan ini menjadi kado indah bagi CSA Allstar yang baru merayakan hari jadinya yang pertama 10 Oktober 2021 lalu. Juara juga menjadi kado CSA jelang tahun baru 2022. Total CSA Allstar mengoleksi 4 piala selama mengikuti turnamen setahun terakhir.

Gelar juara juga membuat CSA Allstar makin diperhitungkan di turnamen U-45 di wilayah Gresik, Sidoarjo, Mojokerto hingga Surabaya.

Kemenangan ini disambut gembira oleh Direktur Teknik Makrus Afief dan pelatih Hadiono. Afief menyebut, sudah waktunya CSA juara. “Setelah kami sering berada di posisi dua, di akhir tahun ini akhirnya kami juara. Alhamdulillah. Ini adalah berkat kerja keras semua pemain dan official tim,” tegas Afief yang juga mantan kiper Persebaya itu.

Di bagian lain, Hadiono pelatih CSA menyebut, keberhasilan CSA meraih gelar juara di penghujung tahun adalah kerja keras bersama. “Baik itu pemain, official, juga suporter yang selalu setia mendukung kami dimanapun kami bertanding,” jelasnya. Hadi menambahkan, CSA Allstar memang sudah menargetkan juara di penghujung tahun ketika mengikuti Turnamen. “Seperti yang dikatakan Coach Afief, sudah saatnya CSA juara karena seringkali menduduki posisi runner up,” bebernya.

Laga final kemarin sedikit terkendala karena hujan deras yang menguyur lapangan. Akibatnya aliran bola kurang lancar karena lapangan tergenang.

CSA unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 7 menit melalui tendangan penalti Zaenuri. Namun Besi Tua mencetak dua gol memanfaatkan kelengahan lini belakang.

Baru di babak kedua, striker Alex Marta mencetak gol penyama kedudukan setelah mendapatkan set piece bagus dari Bambang Sumantri. CSA sebenarnya bisa menyelesaikan pertandingan di waktu normal, sayang peluang matang di depan gawang yang didapat Heri Duro hanya membentur tiang.

Di babak adu penalti, empat penendang CSA sukses melesakkan bola. Masing-masing Zaenuri, Jidin, Bambang Sumantri juga Supri. Title juara membuat CSA makin terkenal di kawasan Surabaya, Mojokerto, Gresik hingga Sidoarjo. Komunitas sepak bola dan sosial ini kini mempunyai anggota hampir 100 orang. (jos)