MERAHPUTIH I SURABAYA - Kepengurusan Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren Indonesia (MP3I) Jawa Timur masa khidmah 2023-2028 resmi dilantik di Caesar Palace Ballroom Garden Palace Hotel Surabaya, Rabu, (18/10).
Ketua Umum MP3I Pusat, KH Ahmad Zaim Maksum menyampaikan, apresiasi kepada kepengurusan MP3I Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
“Organisasi MP3I tidak terafiliasi dengan organisasi manapun, apalagi dengan partai politik (parpol). Dan kami mendukung tiga bacapres saat ini, karena mereka adalah putra terbaik bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua MP3I MPW Jawa Timur, KH. Muhammad Bin Mu'afi Zaini menyampaikan bahwa potensi pesantren di Jawa Timur begitu luar biasa.
"Para Kyai Sepuh dan Gus-Gus mudanya juga luar biasa. Semoga organisasi ini bisa memberi tambahan energi untuk media komunikasi, sehingga potensi yang luar biasa ini bisa di jalani secara berjamaah, demi Islam jawa Timur yang lebih luar biasa," ungkap Gus Mamak, sapaan akrabnya.
Gus Mamak juga menyampaikan, bahwa keberadaan pesantren bukan untuk kepentingan politik.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
"Kalau ditanya soal dukung mendukung dalam politik, tentu itu bukan kapasitas saya. Itu urusan pribadi masing masing. Karena kepengurusan ini bukan untuk kepentingan politik," ucapnya.
Gus mamak menambahkan, Karena jumlah dan potensinya banyak Jatim menjadi barometer pesantren nasional.
"Alhamdulillah berjalan baik, acara ini mengumpulkan pengasuh pesantren, mewadahi, dan menjadi opsi tambahan warna dalam diversifikasi. Jatim memiliki potensi luar biasa, bisa kita jembatani untuk kemudian keanekaragaman ini bukan untuk bahan perpecahan dan bisa kita lakukan menjadi dukungan di Jatim mengingat perannya penting," jabar Gus Mamak, sapaan akrabnya.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Perlu diketahui MP3I pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 yang merangkul tiga keanggotaan, yakni pondok pesantren, majelis ta’lim, dan madrasah. Meskipun organisasi kecil, tapi MP3I memiliki ruh di dalamnya. (red)
Editor : prass prasetyo