Pemberian Antibodi Massal Anak-anak di Ponorogo Dimulai untuk Cegah Ancaman Polio

harianmerahputih.id
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memberikan imunisasi polio kepada salah seorang anak di Kelurahan Patihan Wetan, Senin (15/1/12024).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Ketua Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ponorogo, Susilowati, turun langsung untuk memberikan imunisasi massal kepada puluhan ribu anak-anak guna melindungi mereka dari ancaman polio. Pemberian imunisasi oral dimulai pada Senin (15/1/2024) di Kelurahan Patihan Wetan sebagai bagian dari Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

"Melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya imunisasi untuk melindungi anak-anak dari berbagai risiko kesehatan," ujar Kang Bupati saat secara simbolis memulai PIN Polio.

Baca juga: Gratis! Anak Surabaya Dapat Imunisasi MR, DT, Td, hingga HPV

Ia menambahkan bahwa kepedulian orang tua terhadap imunisasi menjadi kunci utama dalam membentengi anak-anak dari paparan virus polio yang dapat menyebabkan cedera saraf, kelumpuhan, kesulitan bernapas, bahkan kematian.

Baca juga: BIAS 2025 Digelar, Pemkot Surabaya Gratiskan Imunisasi untuk Anak Sekolah

Sasaran imunisasi ini mencakup 80.206 anak usia 0 sampai 8 tahun kurang satu hari di Ponorogo. Untuk mencapai target tersebut, Bupati Ponorogo menyatakan kesiapan dengan menyiapkan 2.191 pos pelayanan vaksin polio yang tersebar di puskesmas, posyandu, dan sekolah. Pelaksanaan imunisasi ini dijadwalkan berlangsung hingga 25 Februari mendatang dan dilaksanakan serentak di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Meskipun Ponorogo belum mencatat adanya kasus polio, upaya pencegahan melalui imunisasi massal ini dianggap sebagai langkah proaktif untuk menjaga status bebas polio di wilayah tersebut.

Baca juga: Pemprov Jawa Tengah Canangkan BIAS, Imunisasi Kejar, dan Population Clock

Dengan adanya kegiatan imunisasi massal ini, diharapkan Ponorogo dapat terus menjaga tingkat kekebalan masyarakat terhadap polio dan melindungi generasi muda dari ancaman penyakit menular ini. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru