MERAHPUTIH I SURABAYA - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menunjukkan kreativitas dan dedikasi mereka dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024.
Beberapa UKM seperti UKM Koperasi Mahasiswa (KOPMA), UKM English Language Community Center (ELCC), UKM Fordimapelar, dan UKM Kebangsaan, turut serta memeriahkan pergelaran demo UKM yang digelar pada hari keempat PKKMB dengan mengusung tema "Teknologi untuk Budi Pekerti."
Baca juga: Panen Perdana Nila dan Sayur Hidroponik Jadi Simbol Kolaborasi Surabaya–Australia
Dalam acara tersebut, UKM Koperasi Mahasiswa (KOPMA) tampil memukau dengan sebuah drama inspiratif bertema "Mari Berwirausaha." Drama ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan kuat kepada mahasiswa baru untuk berani mengeksplorasi potensi kewirausahaan dalam diri mereka. Kurniawan Muhammad Nur, Ketua UKM KOPMA, menjelaskan bahwa UKM ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar berbagai aspek kewirausahaan, termasuk kerja sama dengan mitra dan pencarian sponsor.
"KOPMA adalah UKM yang fokus pada bidang wirausaha. Selain mengajarkan teman-teman berwirausaha, kami juga memiliki berbagai acara di mana mahasiswa dapat belajar menjadi panitia, bertemu dengan mitra, dan memahami kerja sama serta penandatanganan MoU," ujar Kurniawan.
Prestasi UKM KOPMA pada tahun 2024 juga tidak kalah membanggakan, dengan diraihnya penghargaan sebagai Pelopor Koperasi Milenial dari Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan mereka dalam mengembangkan website Koperasi Milenial, yang menjadi fasilitator bagi koperasi di era digital dan memberdayakan UMKM, termasuk UMKM Mahasiswa dan UMKM Dosen.
"Sejak koperasi mahasiswa didirikan kembali pada tahun 2015, kami telah mencapai prestasi luar biasa di tahun 2024 ini," tambah Kurniawan.
Baca juga: Surabaya Genjot Wisata Akhir Tahun, Tiket Empat Destinasi Cuma Rp500 via QRIS Bank Jatim
Sementara itu, UKM English Language Community Center (ELCC) Untag Surabaya, yang dikenal sebagai UKM yang mengembangkan minat dan bakat dalam bidang bahasa Inggris, menampilkan drama berbahasa Inggris. Penampilan ini tidak hanya memamerkan kemampuan bahasa mahasiswa, tetapi juga menambah atmosfer internasional di acara tersebut.
UKM Fordimapelar, yang fokus pada penalaran, penelitian, dan penerbitan kampus, memberikan demo yang berbeda dengan menampilkan visual menarik yang diproyeksikan melalui videotron. Ketua UKM Fordimapelar, Fareh Prameswari, mengungkapkan bahwa UKM ini baru saja berhasil mendapatkan pendanaan melalui program PPK ORMAWA dari Kemendikbud DIKTI, yang mencapai lebih dari 30 juta rupiah.
"PPK ORMAWA adalah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa, dan kami bangga telah berhasil mendapatkan pendanaan tersebut," jelasnya.
Tidak ketinggalan, UKM Kebangsaan Untag Surabaya menyampaikan orasi yang memperkenalkan berbagai kegiatan mereka yang bertujuan untuk menjaga integritas wawasan kebangsaan dan membangun diskursus ideologi Pancasila.
Demo UKM ini merupakan agenda rutin dalam PKKMB Untag Surabaya yang diharapkan dapat menarik minat mahasiswa baru untuk bergabung sesuai dengan bakat dan minat mereka. Ajang ini menjadi salah satu cara efektif bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat berbagai UKM yang ada di kampus dan memilih yang paling sesuai dengan minat serta tujuan mereka selama masa perkuliahan. (red)
Editor : prass prasetyo