MERAHPUTIH I SURABAYA - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, optimistis bahwa kontingen atlet Jawa Timur (Jatim) mampu membawa pulang gelar Juara Umum dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang akan digelar di Aceh-Sumut pada 9-20 September mendatang. Keyakinan tersebut disampaikan saat melepas Kontingen Jawa Timur di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (30/8).
Dalam acara pelepasan tersebut, Pj. Gubernur Adhy secara simbolis mengenakan jaket dan topi kepada perwakilan atlet dan pelatih. Ia menyatakan bahwa target untuk menjadi Juara Umum di PON kali ini sangatlah realistis, mengingat pencapaian Jatim yang berhasil meraih posisi ketiga pada PON XX di Papua tahun lalu.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
"Target tentunya yang terbaik, lebih dari PON XX kemarin. Cita-cita kita jelas, Juara Umum. Kita akan berjuang sekuat tenaga. Insya Allah, nanti kami juga akan mendampingi mereka bertanding. Kita doakan semoga Jawa Timur akan memperoleh juara umum atau paling tidak lebih baik dari PON kemarin," ujar Adhy.
Adhy juga mengungkapkan bahwa selama persiapan, Pemerintah Daerah bersama Forkopimda terus mendukung atlet-atlet Jatim melalui pelatihan panjang. Seluruh Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim turut memberikan pendampingan dan dukungan.
"Kali ini kita punya strategi dan teknik. Selain itu, kita juga memberikan kesempatan kepada seluruh Perangkat Daerah (PD) untuk membantu selama proses latihan dan memberikan motivasi, masukan, serta mengatasi kendala-kendala," katanya.
Bagi para atlet yang berhasil meraih medali, Pj. Gubernur Adhy memastikan bahwa bonus telah disiapkan. Pemprov Jatim telah menganggarkan dana khusus untuk memberikan apresiasi kepada atlet yang berprestasi.
"Nanti kita lihat hadiahnya setelah PON. Sejauh ini, Jawa Timur tidak kekurangan dalam memberikan dukungan kepada atlet. Di antara provinsi lain, kita termasuk yang tertinggi. Kami juga akan menggalang dukungan dari masyarakat yang bersimpati. Pokoknya kita bersama-sama mendukung atlet-atlet kita," tambahnya.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Pada PON Aceh-Sumut kali ini, Jawa Timur mengirimkan 884 atlet dan 291 official yang akan berkompetisi dalam 63 dari 67 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur, M. Nabil, mengatakan bahwa PON kali ini merupakan peluang besar bagi Jawa Timur untuk meraih banyak gelar juara, mengingat banyak cabang olahraga unggulan daerah yang dipertandingkan.
"Cabang olahraga yang dipertandingkan sekarang ini adalah lumbung emas kita. Seperti golf, bowling, tenis meja, dan dansa. Secara hitungan, kita dan kompetitor kita hampir sama. Apapun bisa terjadi di lapangan, tapi harapan kita bisa menjadi juara," ujarnya.
Lebih lanjut, para atlet juga dibekali Jamsostek BPJS Ketenagakerjaan oleh Pj. Gubernur Adhy. Menurut Nabil, ini merupakan langkah krusial yang memang menjadi hak mereka dan akan memberikan ketenangan bagi atlet serta keluarga mereka.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
"Kewajiban kita adalah memperhatikan keselamatan dan kesehatan atlet-atlet kita. Ini akan membuat bukan hanya atlet, tapi orang tuanya juga tenang. Selama ini, jika terjadi cedera dan sakit, memang sudah menjadi tanggung jawab kami. Tapi sekarang, lebih jelas dan lebih aman," jelas Nabil.
Acara pelepasan Kontingen Jawa Timur ini berlangsung semarak. Selain memberikan motivasi, Pj. Gubernur Adhy bersama Forkopimda Jatim, Ketua Perwosi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, dan para Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim turut melakukan Flash Mob bersama para atlet.(red)
Editor : prass prasetyo