Pemerintah Mojokerto Luncurkan WIKA: Terobosan Wisata Keliling Kota untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Lokal

harianmerahputih.id
Pj Walikota Mojokerto memperkenalkan terobosan baru di sektor pariwisata dengan meluncurkan program WIKA (Wisata Keliling Kota Mojokerto).

 

MERAHPUTIH I KOTA MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto memperkenalkan terobosan baru di sektor pariwisata dengan meluncurkan program WIKA (Wisata Keliling Kota Mojokerto). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan spot-spot wisata ikonik di Mojokerto sekaligus meningkatkan kegiatan ekonomi lokal. WIKA menawarkan wisata keliling kota menggunakan shuttle car yang siap mengantarkan wisatawan berkeliling ke destinasi wisata legendaris setiap akhir pekan.

Baca juga: Gunung Slamet Menyapa Dunia: 1.000 Pelari Jelajahi Keindahan Alam dalam Slamet Trail Run 2025

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, menjelaskan bahwa dua unit kendaraan shuttle telah disiapkan untuk melayani wisatawan setiap hari Sabtu dan Minggu. Kedua kendaraan ini akan beroperasi dengan dua rute berbeda, masing-masing mengunjungi berbagai destinasi wisata yang menjadi unggulan di Mojokerto.

"Dua kendaraan yang disiapkan akan terbagi menjadi dua rute untuk menuju destinasi wisata unggulan di Kota Mojokerto," ujar Ali Kuncoro saat mencoba shuttle car pada Sabtu, 5 Oktober 2024.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa rute pertama, yang dikenal dengan Trip Barat, akan dimulai dari Rest Area Gunung Gedangan. Dari sana, shuttle car akan mengantarkan wisatawan ke destinasi menarik seperti PGS, PLUT, Taman Bahari, Skywalk Mojopahit, Sekarsari, dan kembali ke Rest Area Gunung Gedangan. Rute ini menampilkan perpaduan antara wisata sejarah dan rekreasi yang memberikan pengalaman lengkap bagi pengunjung.

"Skywalk Mojopahit menjadi salah satu daya tarik utama dalam rute ini. Dengan pemandangan yang menawan dan posisi strategisnya, Skywalk menjadi salah satu ikon baru yang banyak diminati oleh wisatawan," terang Ali Kuncoro.

Sementara itu, Trip Timur menawarkan pengalaman wisata yang berbeda, dengan mengajak wisatawan untuk menjelajahi Pemandian Sekarsari, Soekarno Center, Skywalk, Jl. Yos Sudarso, Jl. Ir. Soekarno, area Taman Bahari Majapahit, Hutan Kota di Pulorejo, Rumah Rakyat, dan akhirnya kembali ke Rest Area. Trip ini menonjolkan kekayaan sejarah dan budaya Kota Mojokerto, dengan berbagai situs bersejarah yang menjadi bagian penting dari perkembangan kota.

“Rute ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga edukatif. Wisatawan bisa mempelajari sejarah Mojokerto sambil menikmati keindahan alam dan fasilitas yang ada,” tambahnya.

Untuk menikmati perjalanan wisata keliling kota dengan shuttle car ini, setiap penumpang akan dikenakan tarif sebesar Rp20.000, baik untuk dewasa maupun anak-anak. Tarif tersebut sudah termasuk fasilitas makanan ringan dan minuman yang akan disediakan selama perjalanan. Ali Kuncoro menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman wisata yang terjangkau namun tetap berkualitas bagi masyarakat dan wisatawan.

Baca juga: Pesona Sejuk dan Hangat Cangar: Ketika Alam dan Inovasi Bertemu di Lereng Arjuno

"Paket wisata ini sangat terjangkau. Dengan tarif Rp20.000, wisatawan sudah bisa menikmati perjalanan keliling kota serta mendapatkan fasilitas makanan dan minuman. Kami ingin memastikan bahwa program ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa," jelasnya.

Lebih jauh, Ali Kuncoro berharap WIKA dapat mendorong pertumbuhan pariwisata dan memberikan dampak positif pada perekonomian lokal. Menurutnya, dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang mengunjungi Mojokerto, kegiatan ekonomi di area sekitar, khususnya di Rest Area Gunung Gedangan yang menjadi pusat pemberangkatan shuttle car, akan semakin bergairah.

"Tentunya dengan bertambahnya jumlah wisatawan yang datang, hal ini akan berdampak positif pada perekonomian lokal. Kami berharap, program ini dapat meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM yang ada di sekitar Rest Area Gunung Gedangan serta tempat-tempat wisata lainnya," harap Ali Kuncoro.

Bagi wisatawan yang tertarik untuk mengikuti WIKA, Pemkot Mojokerto telah menyediakan sistem pendaftaran daring melalui tautan https://bit.ly/pendaftarantripwisatakotamjk. Melalui tautan ini, calon penumpang dapat memilih waktu keberangkatan dan jumlah penumpang yang akan ikut serta dalam perjalanan. Waktu keberangkatan shuttle car tersedia pada pukul 07.00 dan 16.00 untuk setiap rute, sehingga memberikan fleksibilitas bagi wisatawan untuk memilih waktu yang paling sesuai dengan jadwal mereka.

Baca juga: BEC 2025 Tampil Spektakuler, Khofifah Resmikan Peragaan Budaya Kelas Dunia di Banyuwangi

Dengan hadirnya WIKA, Pemkot Mojokerto optimistis mampu memperkenalkan lebih banyak potensi wisata di kota ini kepada wisatawan lokal maupun luar daerah. Selain itu, diharapkan program ini dapat berkontribusi dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM lokal.

Skywalk Mojopahit, salah satu destinasi unggulan dalam rute ini, telah menjadi sorotan karena desainnya yang modern dan panoramanya yang indah. Dengan beragam destinasi lainnya yang sarat akan nilai sejarah dan budaya, WIKA siap memberikan pengalaman wisata yang berbeda dan tak terlupakan bagi para pengunjung. (red) 

 

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru