MERAHPUTIH BI SURABAYA – Relawan Respek Indonesia Siaga menggelar Rapat Kerja (Raker) yang berlangsung di Moscha Hotel, Surabaya, Minggu, 13 Oktober 2024. Dalam acara tersebut, Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2018-2024, diundang sebagai narasumber untuk memberikan perspektif terkait peran pemerintah dalam penanganan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Emil dalam forum ini bukan untuk kepentingan kampanye, melainkan murni berbagi pengalaman dan pandangannya.
Relawan Respek Indonesia Siaga, yang dibentuk pada tahun 2021, telah berfokus pada berbagai isu sosial yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat. Mereka terutama menaruh perhatian pada nasib pengemudi ojek online yang menjadi bagian dari kelompok pekerja informal yang rentan. Dengan harapan bisa memperbaiki kondisi kehidupan pengemudi ojek online, relawan ini bertujuan untuk mendapatkan solusi terbaik dalam hal kesejahteraan dan jaminan kesehatan.
Baca juga: Tarif Murah, Fasilitas Nyaman: Trans Jatim Gajayana Jadi Idola Baru Malang Raya
Dalam pernyataannya kepada media setelah acara, Emil menjelaskan bahwa relawan Respek Indonesia Siaga ingin mendapatkan pandangan dari pihak yang dianggap berpengalaman dalam mengelola pemerintahan dan organisasi.
"Rekan-rekan di sini berharap bisa mendapatkan perspektif yang lebih mendalam, terutama terkait bagaimana pemerintah bisa turut serta dalam menangani isu-isu kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Emil.
Emil juga menambahkan bahwa saat ini dirinya terlibat aktif dalam sebuah organisasi yang bergerak di bidang pemukiman. Dia menilai bahwa keterlibatan relawan dalam berbagai isu masyarakat sangat penting dan perlu didukung.
"Kami bangga dengan adanya yayasan seperti Respek Indonesia Siaga yang diisi oleh relawan-relawan yang peduli dengan masyarakat. Mereka siap turun tangan untuk memberikan solusi bagi berbagai permasalahan sosial," ujar Emil.
Lebih lanjut, Emil menyoroti peran penting relawan dalam membantu pemerintah menangani berbagai permasalahan masyarakat, terutama di bidang kesehatan. Menurutnya, meski negara telah hadir dengan berbagai program seperti jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan, masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan tersebut.
"Walaupun negara sudah hadir dengan program-program jaminan sosial, seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, masih banyak masyarakat yang merasa kesulitan, terutama dalam mengurus berbagai prosedur yang rumit. Di sinilah peran relawan sangat penting, karena mereka bisa membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, seperti dalam hal kedukaan atau kemalangan," jelas Emil.
Emil juga menyebutkan bahwa Respek Indonesia Siaga telah menjalin kemitraan strategis dengan beberapa lembaga, yang memudahkan akses bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dia menegaskan,
"Sehebat apapun sebuah sistem yang dibangun oleh pemerintah, selalu ada celah yang memerlukan peran serta masyarakat untuk menyempurnakannya. Kehadiran relawan seperti ini sangat membantu dalam menangkap hal-hal yang mungkin lolos dari perhatian sistem."
Sebagai contoh, Emil menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai Bupati Trenggalek, di mana ia bersama wakilnya, Mohammad Nur Arifin (Ipin), membentuk kelompok relawan bernama “Pasukan Pin” serta posko "Gertak" untuk membantu masyarakat menangani berbagai permasalahan yang tidak tertangani oleh sistem birokrasi pemerintah.
"Saya pernah merasakan betapa pentingnya peran relawan dalam mendukung pemerintah. Dengan adanya relawan, bantuan bisa disalurkan dengan lebih tepat sasaran, khususnya kepada mereka yang membutuhkan," imbuh Emil.
Dalam kesempatan tersebut, Emil juga menyoroti potensi Respek Indonesia Siaga sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah. Dia menyebutkan bahwa relawan ini bisa menjadi pelengkap yang penting bagi pemerintah dalam menetapkan sasaran bantuan, baik dalam bentuk pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan, maupun dalam penyaluran bantuan lainnya.
"Relawan seperti Respek Indonesia Siaga bisa membantu pemerintah menentukan sasaran yang lebih tepat, misalnya dalam hal pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan atau bantuan lainnya," jelasnya.
Emil juga menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para relawan yang telah bekerja keras demi kepentingan masyarakat luas. Dia berharap agar Respek Indonesia Siaga bisa terus berkembang dan menjadi mitra strategis resmi pemerintah daerah.
"Relawan ini merupakan contoh yang sangat baik. Saya berharap mereka bisa menjadi mitra resmi yang strategis bagi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Emil.
Sementara itu, pendiri Respek Indonesia Siaga, Rori Mauludi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peran relawan sangat penting dalam mendukung berbagai program pemerintah. Ia berharap bahwa sinergi antara relawan dan pemerintah bisa terus ditingkatkan, khususnya dalam hal kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
"Relawan bisa secara masif membantu menjalankan berbagai program kerja pemerintah, terutama yang terkait dengan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Kami berharap ke depannya ada dukungan yang lebih besar dari pemerintah dalam hal ini," ujar Rori.
Rori juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak selama periode pertama mereka di Jawa Timur. Menurutnya, di bawah kepemimpinan mereka, banyak program yang berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini.
Baca juga: Jatim Kirim Bantuan Rp5 Miliar untuk Sumatera, Khofifah: Ini Amanah dari Warga Kami
"Kepemimpinan Khofifah-Emil selama periode pertama sangat baik dan terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," kata Roti.
Sebagai penutup, Rori berharap agar sinergi antara Respek Indonesia Siaga dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat terus berjalan dengan baik. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat merupakan faktor penting yang harus diperjuangkan bersama agar Indonesia bisa menjadi negara maju dan berkembang.
"Kesejahteraan masyarakat adalah hal yang sangat penting. Kita semua berharap agar relawan dan pemerintah bisa terus bekerja sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkembang," pungkas Rori.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan relawan, harapan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera di Jawa Timur dan seluruh Indonesia semakin terbuka lebar. (red)
Editor : prass prasetyo