Waspada di Jalan Tol! Kenali "Highway Hypnosis" dan Microsleep yang Mengintai di Balik Setir

harianmerahputih.id
Microsleep adalah kondisi di mana seseorang tiba-tiba tertidur dalam waktu singkat, hanya beberapa detik, tanpa disadari

MERAHPUTIH I JAKARTA - Jalan tol panjang dan lurus bisa jadi jebakan tersembunyi bagi para pengemudi. Bukan karena jalanan rusak atau kendaraan lain yang ugal-ugalan, tapi karena satu hal yang tak kasat mata: Highway Hypnosis dan Microsleep.

Ya, saat tubuh duduk nyaman di balik kemudi dan mata terus menatap pemandangan yang itu-itu saja, otak bisa tiba-tiba ‘berlibur’. Tiba-tiba sudah sampai 30 kilometer, tapi tidak ingat pernah melewatinya. Pernah mengalami hal itu? Bisa jadi, Anda sedang terjebak dalam highway hypnosis.

Baca juga: Lebaran 2025, KAI Layani Lebih dari 4,5 Juta Penumpang: Ada Peran Istimewa dari Para Pecinta Kereta Api

Menurut Dede Nasrullah, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya, highway hypnosis adalah kondisi di mana otak seperti ‘terhipnotis’ akibat suasana yang terlalu monoton. "Fenomena ini membuat seseorang berada dalam kondisi setengah sadar. Mereka menyetir, tapi pikiran melayang entah ke mana," ujarnya, Sabtu (5/4/2025).

Sementara itu, microsleep adalah ‘lawan tak terlihat’ yang lebih berbahaya lagi. Dalam hitungan sepersekian detik, kesadaran bisa hilang tanpa permisi. Biasanya datang saat kantuk menyerang, dan bisa membuat pengemudi tertidur sejenak – cukup untuk menyebabkan kecelakaan fatal.

Gejala yang perlu diwaspadai: mulai dari mata berat, sering mengedip, pikiran melayang, hingga waktu yang terasa melambat. Jika tanda-tanda ini muncul, segera ambil tindakan!

Tips Aman Hindari Highway Hypnosis dan Microsleep saat Arus Balik Lebaran

Bagi Anda yang tengah bersiap untuk perjalanan arus balik lebaran, berikut beberapa tips dari Dede agar perjalanan tetap aman dan penuh kesadaran:

  1. Ngobrol dengan Penumpang
    Percakapan ringan bisa jadi penyelamat. “Komunikasi sederhana dengan penumpang bisa membantu menjaga kewaspadaan dan mengusir kebosanan,” ujar Dede.

    Baca juga: Lebaran 2025: Kereta Api Bukan Sekadar Transportasi, Tapi Gaya Hidup Mobilitas Baru

  2. Berhenti dan Istirahat
    Jangan paksakan menyetir berjam-jam tanpa jeda. Istirahatlah setiap dua jam sekali, terutama saat melewati jalur tol panjang.

  3. Kafein sebagai Penambah Fokus
    Secangkir kopi atau teh bisa membantu meningkatkan konsentrasi. Bisa juga ngemil ringan atau mengunyah permen agar tetap segar.

  4. Jangan Makan Terlalu Kenyang
    Perut kenyang bukan berarti siap menyetir. Justru bisa bikin ngantuk! Konsumsi secukupnya sebelum berkendara.

  5. Alihkan Pandangan Sesekali
    Pandanglah keluar mobil untuk mencari hal menarik, namun tetap dengan kewaspadaan tinggi. Ini bisa menyegarkan otak sejenak.

    Baca juga: Libur Usai, Galau Datang: Post Holiday Blues Mengintai Usai Lebaran, Ini Cara Menghadapinya

  6. Hindari Alkohol dan Obat Penenang
    Kedengarannya klise, tapi ini penting: hindari zat yang bisa mengganggu refleks dan kesadaran, termasuk beberapa jenis obat.

  7. Tidur yang Cukup
    Satu hal yang paling mendasar: tidur 7-9 jam sebelum berkendara jauh. Jangan remehkan kekuatan istirahat yang cukup.

Jadi, jangan remehkan perjalanan panjang di jalan tol. Jalanan mungkin tampak aman dan nyaman, tapi jika pikiran Anda tidak benar-benar hadir, risiko tetap mengintai. Selamat berkendara dan selalu waspada! (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru