Lima Hari Menjelang Batas Akhir, Hampir Seluruh Kuota Haji Reguler 2025 Sudah Terisi

harianmerahputih.id
jamaah haji saat di Arafah

MERAHPUTIH I JAKARTA - Tahap kedua pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk jemaah reguler tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi memasuki detik-detik krusial. Dalam hitungan hari, tepatnya pada 17 April 2025, masa pelunasan akan resmi ditutup. Namun, angin baik berhembus: hampir seluruh kuota telah terserap.

“Per sore ini, sudah ada 201.012 jemaah yang melunasi biaya haji reguler,” ungkap Direktur Layanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/4/2025). Jumlah tersebut, lanjutnya, setara dengan 98,86 persen dari total kuota haji reguler yang diberikan kepada Indonesia, yaitu 203.320 orang.

Baca juga: Menhaj RI Tekankan Integritas Layanan Jelang Penyelenggaraan Haji 2026

Dengan menyisakan lima hari kerja, Kementerian Agama berharap sisa kuota akan segera terpenuhi. “Kami optimistis. Semoga setelah libur lebaran ini, para jemaah memanfaatkan sisa waktu untuk segera melunasi biaya hajinya,” ujarnya penuh harap.

Tahun ini, Indonesia mendapat kuota haji terbesar sepanjang sejarah: 221.000 orang, yang terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Adapun rincian kuota reguler terbagi atas:

Baca juga: Arab Saudi Perluas Layanan Makkah Route, Embarkasi Makassar Jadi Sorotan Baru Jamaah Timur Indonesia

  • 190.897 jemaah yang berhak berangkat sesuai urutan porsi
  • 10.166 jemaah prioritas lansia
  • 685 pembimbing ibadah dari KBIHU
  • 1.572 petugas haji daerah (PHD)

Hingga saat ini, sebanyak 177.798 jemaah berhak lunas sudah menunaikan kewajibannya. Selain itu, 21.504 jemaah cadangan, 1.498 petugas haji daerah, serta 212 pembimbing ibadah juga tercatat telah melakukan pelunasan.

Namun, bukan hanya pelunasan yang dikebut. Direktorat Layanan Haji Dalam Negeri juga tengah berpacu menyiapkan dokumen perjalanan jemaah untuk proses penerbitan visa melalui sistem e-Hajj.

Baca juga: Kementerian Haji dan Umrah Tegaskan Mekanisme Berlapis Istithaah Kesehatan Jamaah

“Dokumen jemaah secara bertahap sudah kami proses. Jadi ketika sistem e-Hajj dibuka, kita siap langsung memproses visa,” tegas Zain.

Sementara itu, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag telah menetapkan jadwal keberangkatan. Mulai 1 Mei 2025, jemaah akan masuk asrama haji, dan sehari setelahnya mereka mulai diterbangkan ke Tanah Suci secara bertahap dari embarkasi masing-masing. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru