MERAHPUTIH|SURABAYA- Jelang Lebaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya gagal total. Buktinya bisa dilihat di dua mall besar di Kota Pahlawan, Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall.
Dari video yang didapatkan harianmerahputih.id, kedua mall di atas dipenuhi pengunjung. Pengunjung yang berdesak-desakan dan tidak adanya jarak dan sekat jelas melanggar peraturan PSBB sesuai dengan Pergub Jatim Nomor 18 Tahun 2020.
Ditambah lagi pasal 13 Permenkes 9 tahun 2020 yang mencakup Pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Kebijakan di Surabaya yang melonggarkan kegiatan di mall dilanggar. Semestinya hanya gerai makanan yang diperbolehkan buka. Itupun makanan harus dibungkus dan dibawa pulang.
Tapi kenyataan dan fakta di lapangan menunjukkan , tenant-tenant kedua mall di atas buka layaknya tidak ada PSBB. Seperti penjualan baju dan pakaian. Juga penjualan barang-barang elektronik seperti hand phone dan televisi. Ironis memang.
Baca juga: Presiden Jokowi Umumkan Pencabutan Kebijakan PPKM
Yuli, salah seorang pengunjung Pakuwon Mall mengatakan, ia datang karena ingin membeli baju untuk Lebaran.” Saya dengarnya Pakuwon buka, jadi saya langsung ke sini. Ternyata memang buka dan bukan hanya penjualan makanan tapi penjualan baju dan alat-alat eletronik juga buka,” ungkap ibu rumah tangga yang tinggal di Gresik itu.
Sama halnya dengan Agus, dia datang ke Pakuwon karena mendengar mall buka hingga pukul 20.00 WIB. “Makanya saya tadi cepat-cepat datang. Kalau malam jelang tutup pasti ramai, “ ungkap pria yang punya bengkel motor itu.
Baca juga: Presiden Jokowi Umumkan Pencabutan Kebijakan PPKM
Jika PSBB di Jawa Timur khususnya di Surabaya sebagai salah satu kota besar dengan sebaran pasien Covid-19 terbanyak melanggar aturan, tidak tahu lagi akan seperti apa jadinya. Total di Jawa Timur hingga hari ini terdapat 2.296 kasus Covid-19 dengan jumlah korban meninggal sebanyak 209 orang dan sembuh 337.
Jawa Timur adalah Provinsi kedua terbanyak sebaran Covid-19 setelah DKI Jakarta dengan 6.059 kasus dengan korban meninggal 436 orang. Jika PSBB di Jawa Timur khususnya Surabaya dilonggarkan seperti di dua mall di atas, berapa banyak warga yang positif setelah Lebaran nanti. (red)
Editor : Eko Yudiono