MERAHPUTIH I BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyatakan komitmennya untuk membentuk 430 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan, sebagai bagian dari program nasional yang diinisiasi Presiden Joko Widodo dan dilanjutkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih yang digelar di Pendopo Malowopati, Jumat (16/5/2025). “Peran kepala desa dan lurah sangat penting untuk mencapai target 80 ribu koperasi secara nasional. Di Bojonegoro, targetnya satu koperasi untuk setiap desa dan kelurahan,” ujar Wahono.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Pemkab Bojonegoro juga menanggung biaya kenotariatan sebagai bentuk dukungan hukum pembentukan koperasi. Dari total target, 56 koperasi didanai oleh pemerintah pusat, sementara 374 lainnya dianggarkan oleh Pemkab.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Wakil Bupati Nurul Azizah menambahkan, skema Bantuan Keuangan Desa (BKD) akan digunakan untuk memfasilitasi proses administratif, termasuk penandatanganan akta koperasi oleh notaris. Ia juga menyebut adanya rencana peresmian serentak koperasi se-Jawa Timur di Bojonegoro pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.
Program ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi berbasis komunitas. Koperasi yang dibentuk akan fokus pada berbagai bidang, seperti pengadaan sembako, layanan kesehatan, simpan pinjam, hingga logistik desa, disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing wilayah.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Langkah cepat ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat desa secara legal, terstruktur, dan berkelanjutan. (RED)
Editor : Redaksi