Andrew Jung Tegaskan Tekad PERSIB Buru Kemenangan Perdana di Asia

harianmerahputih.id
Andrew Jung

MERAHPUTIH I BANGKOK – Sore tropis di Pathum Thani seakan menyimpan bara semangat yang tak terlihat. Di bawah sorot lampu megah Stadion BG Pathum Thani, satu nama kembali mencuat sebagai penentu arah laju Maung Bandung di pentas Asia: Andrew Jung.

Striker berpaspor Prancis berdarah Korea ini menatap laga kontra Bangkok United, Rabu, 1 Oktober 2025, dengan satu tekad yang menyalak: membawa pulang tiga poin. Bagi PERSIB, ini bukan sekadar laga tandang. Ini adalah pertarungan martabat, usaha membuktikan bahwa Maung Bandung bukan sekadar pengembara di kompetisi antarklub Asia.

Baca juga: PERSIB Panaskan Mesin Jelang Hadapi Borneo FC, Tolic Pimpin Latihan di Tengah Absennya Hodak

“Kami datang ke sini dengan kepala tegak. Kami ingin kemenangan pertama di Asia musim ini. Semua pemain siap bekerja keras untuk itu,” ujar Jung.

Namun, di balik optimisme itu, Jung tidak menutup mata. Bangkok United bukan lawan enteng. Wakil Thailand itu baru saja mencatat kemenangan meyakinkan atas Selangor FC di laga perdana. Tim yang dipoles Alexandre Polking itu dikenal punya disiplin taktikal dan lini tengah yang luwes dalam mengalirkan bola.

“Saya rasa ini akan menjadi pertandingan yang bagus. Mereka menang di laga pertama dan sekarang kami harus mendapat hasil bagus di laga tandang,” lanjut penyerang berusia 26 tahun itu, suaranya tegas namun penuh perhitungan Tekanan, Tapi Juga Kesempatan.

Di laga perdana, PERSIB harus menelan hasil kurang menggembirakan. Tapi bagi Jung, kegagalan bukan alasan untuk menunduk. Ia melihat laga kedua ini sebagai panggung pembuktian bahwa Maung Bandung bisa bertransformasi jadi tim yang tangguh secara mental, bukan sekadar teknis.

“Sepakbola selalu memberi ruang untuk keajaiban. Dan kami percaya pada itu. Kami bisa mendapatkan hasil bagus. Kami hanya perlu melakukannya dengan disiplin dan tekad kuat,” tegas Jung, yang di sesi latihan terakhir terlihat intens memberi semangat kepada rekan-rekannya.

Kepercayaan diri sang striker bukan tanpa alasan. Ia tahu betul betapa beratnya adaptasi di kompetisi Asia yang menuntut mental baja dan kesiapan fisik sempurna. Di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak, PERSIB memang sedang membangun keseimbangan antara pengalaman dan keberanian.

Baca juga: Guaycochea Kibarkan Optimisme PERSIB Usai Libas Madura United

Nama-nama seperti David da Silva, Stefano Beltrame, hingga Marc Klok menjadi tulang punggung, namun kali ini mata publik tertuju pada Andrew Jung. Ia bukan hanya mesin gol, tapi juga simbol ambisi baru Maung Bandung untuk menembus batas.

Di balik kata-kata sederhana Jung tersimpan filosofi khas pemain Eropa: kerja keras, kolektivitas, dan fokus pada detail kecil. Ia tak berbicara dengan gegap gempita, tapi dari suaranya terselip kesadaran bahwa laga ini lebih dari sekadar duel fisik—ini soal mentalitas bertarung.

“Kami datang bukan hanya untuk bermain. Kami datang untuk menang. Tapi kami tahu, kemenangan tidak datang sendiri. Kami harus berjuang untuk itu bersama-sama,” ucapnya, menegaskan semangat yang kini menular di ruang ganti PERSIB.

Bangkok United tentu bukan tuan rumah yang ramah. Dukungan publik lokal dan kondisi cuaca bisa jadi ujian tambahan. Namun, bagi Maung Bandung, inilah saatnya menunjukkan bahwa semangat Pasundan tak gentar di bawah tekanan.

Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya

Bagi Jung, tiga poin bukan sekadar angka di klasemen. Itu adalah pesan: bahwa PERSIB datang untuk bersaing, bukan sekadar berpartisipasi. Kemenangan di tanah Siam akan jadi bahan bakar moral sebelum kembali ke Bandung, tempat di mana dukungan Bobotoh selalu menggelegar seperti dentuman gendang perang.

“Kami memiliki tim yang bisa mendapatkan hasil bagus. Kami harus melakukan itu,” tutup Jung, suaranya menggema di ruang konferensi pers, seolah menyampaikan janji yang ingin ditepati di atas rumput hijau.

Satu tekad, satu asa. Di Pathum Thani, Maung Bandung bersiap mengaum, bukan hanya demi tiga poin, tapi demi harga diri tim yang ingin kembali berdiri sejajar di peta sepakbola Asia.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru