Arema FC Fokus Pulihkan Kebugaran Jelang Derbi Panas Lawan Persebaya

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I MALANG - Menjelang laga panas melawan Persebaya Surabaya, Pelatih Arema FC Marcos Santos memilih untuk memusatkan perhatian pada aspek kebugaran pemain. Ia menyadari bahwa duel penuh gengsi yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Sabtu (22/11) mendatang, menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima dari seluruh anak asuhnya.

“Banyak pemain yang belum seratus persen bugar. Saat ini fokus utama saya adalah mengembalikan stamina mereka agar bisa tampil maksimal,” ujar Marcos di Malang, Jawa Timur, Selasa (12/11).

Baca juga: Persebaya Gaspol ke Lampung, Uston Pastikan Skuad Tetap Bugar Meski Jadwal Melelahkan

Pelatih asal Brasil itu menegaskan, laga melawan Persebaya bukan hanya soal strategi, tetapi juga soal daya tahan dan semangat. Baginya, kebugaran menjadi kunci untuk menjaga tempo permainan serta mengimbangi tekanan besar dari suporter tuan rumah yang dikenal fanatik.

“Kami tahu atmosfer di GBT akan luar biasa. Karena itu, kami harus siap secara fisik dan mental. Target kami jelas, mencuri poin bahkan jika memungkinkan, membawa pulang kemenangan,” tegas Marcos.

Arema FC masih berusaha bangkit setelah kekalahan di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, saat menjamu Persija Jakarta pada Sabtu (8/11) lalu. Hasil tersebut menjadi cambuk bagi tim berjuluk Singo Edan untuk tampil lebih agresif dan kompak di laga berikutnya.

“Kami belajar banyak dari kekalahan itu. Sekarang saatnya memperbaiki diri, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan organisasi pertahanan,” ungkap Marcos.

Selain fisik, sang pelatih juga menyoroti pentingnya motivasi dan kepercayaan diri. Ia terus menanamkan semangat juang kepada kapten Ahmad Alfarizie dan seluruh pemain agar tampil tanpa beban.

Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal

“Saya selalu bilang kepada mereka, hadapi pertandingan ini dengan kepala tegak. Derbi adalah ajang pembuktian karakter, bukan sekadar pertandingan biasa,” katanya.

Dalam klasemen sementara Super League musim 2025/2026, persaingan antara Persebaya dan Arema FC berlangsung ketat di papan tengah. Arema FC kini menempati posisi kesembilan dengan raihan 15 poin dari 11 pertandingan, hasil dari empat kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan.

Sementara Persebaya berada satu tingkat lebih baik di posisi kedelapan dengan poin yang sama, namun unggul selisih gol. Tim besutan pelatih asal Portugal, itu, juga mencatat empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan dari 10 laga yang sudah dijalani.

Persebaya memiliki catatan kebobolan yang lebih sedikit dibanding Arema, menjadikan selisih gol sebagai faktor pembeda posisi keduanya di tabel klasemen.

Baca juga: Persebaya Pecat Eduardo Perez, Gejolak di GBT Berbuah Keputusan Besar

Bagi Arema FC, derbi ini lebih dari sekadar laga perebutan gengsi. Kemenangan di Surabaya akan menjadi momentum penting untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus memulihkan kepercayaan diri tim.

“Kami akan mempersiapkan semuanya dengan detail. Saya percaya para pemain punya semangat luar biasa untuk menghadapi pertandingan besar ini. Kami datang ke Surabaya dengan satu misi, membawa pulang poin,” pungkas Marcos dengan nada optimistis.

Derbi Jatim selalu menghadirkan tensi tinggi, bukan hanya di lapangan tetapi juga di tribune. Namun bagi Marcos Santos, rivalitas sejati justru menjadi motivasi untuk tampil lebih baik dan membuktikan bahwa Singo Edan tetap memiliki taji di kancah sepak bola Indonesia. (lan)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru