Solidaritas Jatim untuk Aceh: Khofifah Tinjau Pengungsian Pidie Jaya

harianmerahputih.id

MERHPUTIH I PIDIE JAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke lokasi pengungsian korban bencana hidrometeorologi di Gedung Serbaguna Tgk Chik Pante Geulima, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (6/12). Kehadiran Khofifah disambut hangat para pengungsi yang tengah berupaya memulihkan diri dari musibah besar yang melanda wilayah tersebut.

Didampingi Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Khofifah menyempatkan diri berdialog dengan para pengungsi satu per satu. Banyak dari mereka menyampaikan kebutuhan mendesak, terutama pelayanan kesehatan. Merespons hal itu, Khofifah memastikan Pemprov Jatim segera mengirim tim medis beserta obat-obatan.

Baca juga: Presiden Prabowo Tinjau Pengungsian di Bireuen: “Sabar ya, Pemerintah Bergerak Cepat”

“Insya Allah secepatnya kami kirim relawan tenaga medis dan obat-obatan ke sini,” ujarnya di hadapan para pengungsi.

Bencana hidrometeorologi yang melanda Pidie Jaya menimbulkan kerusakan luas. Listrik dan internet terputus, akses jalan terhambat, dan fasilitas vital rusak. Data terbaru mencatat 27 korban jiwa, 240 titik jembatan putus, 10.522 rumah terdampak, 3.479 hektare lahan rusak, dan 42.453 penduduk mengungsi di 66 lokasi.

Khofifah mengatakan kedatangannya bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan jalinan persaudaraan antara Jawa Timur dan Aceh tetap erat. “Kami dari Jawa Timur adalah saudara bagi semua warga Aceh, terutama Pidie Jaya,” tegasnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Pastikan Pasokan Pangan Aman untuk Aceh, Tunjuk KSAD Pimpin Percepatan Perbaikan Infrastruktur

Dari lima truk logistik yang dikirim Jawa Timur, satu unit dialokasikan khusus untuk Pidie Jaya. Bantuan mencakup bahan makanan, perlengkapan kebersihan, alat masak, kebutuhan keluarga, perlengkapan bayi, hingga mukena dan sarung. Sebagian logistik disesuaikan dengan kebutuhan menjelang bulan puasa.

Selain bantuan fisik, dukungan spiritual juga mengalir dari Jatim. Masyarakat Jatim, termasuk jamaah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan santri Pesantren Tebuireng, menggelar salat gaib untuk para korban yang meninggal dunia.

Khofifah menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut. Ia berharap para korban yang belum ditemukan segera berhasil dievakuasi dan para pengungsi diberikan kekuatan untuk bangkit kembali.

Baca juga: Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Teupin Mane, Pastikan Akses Vital Bireuen–Takengon Segera Pulih

Dengan didampingi Sekdaprov Jatim Adhy Karyono yang juga Kepala BPBD Jatim, Kalaksa BPBD Gatot Soebroto, serta Kepala Dinsos Jatim Restu Novi Widiani, Khofifah meninjau dapur umum untuk memastikan layanan memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Kehadiran Khofifah di Pidie Jaya menjadi penegas solidaritas antarwilayah bahwa duka Aceh juga dirasakan Jawa Timur, dan bantuan akan terus mengalir hingga kondisi kembali stabil.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru