MERAHPUTIH I BIREUEN — Suasana tenda pengungsian di Kabupaten Bireuen, Aceh, mendadak berubah haru ketika Presiden Prabowo Subianto muncul di tengah warga yang terdampak bencana, Minggu (7/12). Kedatangan Kepala Negara itu bukan sekadar seremonial, tetapi upaya memastikan bahwa penanganan darurat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ratusan warga yang telah menunggu sejak pagi menyambut Presiden dengan hangat. Di area pengungsian yang ditata di atas lahan datar itu, tercatat ada 532 jiwa dari Dusun Kayee Jato yang kini menempati dua tenda besar. Fasilitas seperti pos kesehatan, sumber air bersih, serta dapur umum dipastikan beroperasi sepanjang hari untuk menjamin kebutuhan dasar para pengungsi.
Prabowo tidak langsung menuju panggung atau titik khusus. Ia justru menelusuri lorong-lorong di antara tenda, menyalami para pengungsi satu per satu. Beberapa warga tampak tak kuasa menahan air mata saat menceritakan kerusakan rumah mereka dan kondisi keluarga yang masih terguncang. Presiden mendengarkan dengan seksama, menepuk bahu warga yang menangis, dan menenangkan mereka dengan kata-kata sederhana namun mengena.
“Sabar ya, sabar. Pemerintah akan bekerja secepat mungkin,” ujar Prabowo dengan nada lembut kepada sejumlah pengungsi yang menyampaikan keluh kesahnya.
Setelah berinteraksi dengan warga, Presiden bergerak ke dapur umum untuk memastikan distribusi makanan berjalan lancar. Ia berdialog dengan para relawan, menanyakan kesiapan logistik, hingga memastikan pasokan pangan aman untuk beberapa hari ke depan. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga sempat mencicipi nasi dan ikan tongkol, menu makan siang yang disiapkan bagi para pengungsi.
Kunjungan ini menjadi semacam penyuntik semangat bagi warga Bireuen yang sedang berada di masa sulit. Kehadiran langsung Presiden memberi sinyal kuat bahwa penanganan bencana di Aceh menjadi perhatian utama pemerintah pusat.
Baca juga: Solidaritas Jatim untuk Aceh: Khofifah Tinjau Pengungsian Pidie Jaya
Pemerintah memastikan bantuan tambahan akan terus mengalir, termasuk percepatan upaya pemulihan agar para pengungsi dapat kembali ke rumah mereka dalam keadaan aman dan layak. Masyarakat berharap perhatian Presiden ini diikuti langkah konkret yang berkelanjutan hingga proses pemulihan tuntas.(red)
Editor : Redaksi