Emil Dardak Buka Musda Pramuka Jatim 2025, Kepemimpinan Arum Sabil Tuai Pujian

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA – Gerakan Pramuka Jawa Timur kembali memasuki fase penting dalam perjalanan organisasinya melalui Musyawarah Daerah (Musda) Pramuka Jatim 2025 yang digelar di Hotel Mercure Surabaya, Selasa (9/12/2025) petang. Musda ini resmi dibuka Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam sambutannya, Emil menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur Arum Sabil yang dinilai berhasil membawa Pramuka Jatim tumbuh aktif, solid, dan bersinergi kuat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama lima tahun terakhir.

Baca juga: ini Penjelasan Wagub Jatim Emil, Terkait Polemik RS Pura Raharja Surabaya

“Alhamdulillah pembukaan Musda Pramuka Jatim berjalan lancar, dan dari Kwarnas juga hadir. Saya mewakili Ibu Gubernur sekaligus menyaksikan langsung bagaimana kaledioskop perjalanan Pramuka Jatim yang begitu aktif dan sinergis dengan Pemprov,” ujar Emil.

Menurut Emil, kinerja Kwarda Pramuka Jatim tidak hanya terlihat di tingkat provinsi, tetapi juga merata hingga ke seluruh daerah. Sebanyak 38 Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka kabupaten/kota se-Jawa Timur disebut turut menunjukkan kinerja yang solid dalam membina generasi muda.

“Kami meyakini apa yang terjadi di tingkat provinsi juga berlaku di seluruh Jawa Timur. Karena itu, Gerakan Pramuka akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggembleng karakter dan kepemimpinan generasi muda bangsa,” tegasnya.

Lebih jauh, Emil menyebut kepemimpinan Arum Sabil bahkan melampaui ekspektasi Gubernur Khofifah. Berbagai program yang dijalankan Pramuka Jatim dinilai tidak sekadar berjalan, tetapi juga mampu memberi dampak nyata di tengah masyarakat.

“Saya sampaikan secara terbuka bahwa beliau mampu mengimbangi bahkan menjawab ekspektasi Ibu Gubernur. Ketika peluang dan tantangan diberikan, ternyata dijawab dengan kinerja yang sangat baik oleh seluruh insan Pramuka di Jawa Timur,” ungkap Emil.

Baca juga: Khofifah: Hakordia 2025 Momentum Perkuat Integritas ASN

Ia mencontohkan sejumlah program yang dinilai sangat strategis, mulai dari gerakan penanaman mangrove, keterlibatan aktif dalam penanganan bencana, hingga berbagai inisiatif sosial kemasyarakatan yang justru lahir dari gagasan internal Pramuka sendiri dan kemudian disinergikan dengan program Pemprov Jatim.

“Bahkan saya ingat, banyak program yang inisiatif awalnya datang dari Pramuka untuk kemudian dikolaborasikan dengan pemerintah provinsi. Ini menunjukkan kematangan organisasi dan kepedulian yang sangat tinggi terhadap lingkungan sosial,” tambahnya.

Dalam suasana Musda yang sarat evaluasi dan perencanaan, muncul pula dinamika terkait kepemimpinan Kwarda Pramuka Jatim untuk periode 2025–2030. Saat ditanya apakah Musda ini menjadi sinyal Arum Sabil akan kembali memimpin, Emil memilih menekankan semangat musyawarah mufakat yang mengemuka di forum.

“Saya melihat dari pernyataan-pernyataan peserta, termasuk dari Kwarnas, semuanya mengedepankan semangat musyawarah mufakat. Tapi tentu keputusan sepenuhnya ada di tangan para peserta Musda,” ujarnya.

Baca juga: Dukung Program Strategis KPK RI, Sekdaprov Jatim Tandatangani PKS Piloting Program e-Learning Integritas Bagi ASN

Emil optimistis, semangat kebersamaan yang dibangun melalui silaturahmi Kwarnas dengan Kwarcab se-Jawa Timur akan menjadi landasan kuat bagi jalannya Musda kali ini.

“Spirit musyawarah mufakat yang digelorakan Kwarnas Insya Allah akan menjadi ruh Musda. Saya pribadi menilai kinerja Pramuka Jawa Timur selama lima tahun terakhir ini sangat baik,” tandas Emil.

Musda Pramuka Jatim 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang evaluasi kepengurusan, tetapi juga menjadi tonggak penguatan peran strategis Pramuka dalam membentuk generasi muda Jawa Timur yang tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.(dor) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru