Ujian Berat Maung Bandung di Brawijaya, Bojan Hodak Ingatkan Ancaman Persik Kediri

harianmerahputih.id
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak

MERAHPUTIH I KEDIRI – PERSIB Bandung kembali dihadapkan pada ujian krusial dalam perburuan papan atas Super League 2025/26. Maung Bandung dijadwalkan bertandang ke Stadion Brawijaya untuk menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-16, Senin malam, 5 Januari 2026, pukul 19.00 WIB. Laga ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat performa solid Persik saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menegaskan bahwa laga tandang kali ini bukan sekadar pertandingan biasa. Persik Kediri dinilainya sebagai lawan yang memiliki karakter kuat ketika bermain di kandang, dengan catatan hasil positif yang kerap menyulitkan tim-tim tamu.

Baca juga: Persebaya Bawa Pulang Tiga Poin dari Pamekasan, Bajul Ijo Taklukkan Madura United

“Jika mereka bermain di kandangnya, Persik adalah tim yang benar-benar berbahaya. Mereka punya kepercayaan diri tinggi dan rata-rata hasilnya bagus saat bermain di sini,” ujar Hodak dalam konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (4/1/2026).

Pelatih asal Kroasia itu menekankan pentingnya fokus dan disiplin permainan bagi Beckham Putra Nugraha dan kolega. Menurutnya, sedikit saja kelengahan dapat berujung fatal, terlebih dalam situasi persaingan papan atas yang semakin ketat memasuki paruh musim.

“Besok saya kira akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami. Karena itu, fokus harus dijaga sejak menit pertama hingga akhir jika ingin membawa pulang poin,” tegasnya.

Namun, PERSIB harus datang ke Kediri dengan kondisi yang tidak sepenuhnya ideal. Tiga pilar tim dipastikan absen pada laga ini. Eliano Reijnders dan Federico Barba harus menepi karena masalah kebugaran, sementara Marc Klok tidak bisa dimainkan akibat akumulasi kartu kuning. Absennya Klok, yang selama ini menjadi motor permainan lini tengah, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skema Hodak.

Baca juga: Persija Tancap Gas di GBK, Persijap Jepara Takluk Dua Gol Tanpa Balas

Meski demikian, Hodak menolak menjadikan absensi pemain sebagai alasan. Pelatih yang telah mempersembahkan dua gelar juara untuk PERSIB itu tetap menaruh keyakinan besar pada kedalaman skuad yang dimilikinya.

“Saya harap pertandingan berjalan dengan baik dan hasilnya positif untuk kami. Soal posisi kami yang sempat turun di klasemen, itu bukan tekanan. Kami hanya ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” ucapnya.

Memang, situasi klasemen sementara membuat laga ini semakin sarat makna. PERSIB yang menutup akhir tahun 2025 di puncak klasemen, kini harus rela turun ke peringkat keempat. Kemenangan yang diraih Borneo FC, Persija Jakarta, dan Malut United pada pekan ke-16 membuat persaingan di papan atas kian sengit dan jarak antartim semakin tipis.

Baca juga: Teja Paku Alam Siap Jadi Benteng Terakhir PERSIB di Kediri

Bagi PERSIB, laga kontra Persik bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga momentum untuk kembali menegaskan eksistensi mereka sebagai kandidat kuat juara musim ini. Sementara bagi Persik Kediri, pertandingan ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan kekuatan kandang sekaligus menghambat langkah tim besar.

Di bawah sorotan ribuan suporter dan atmosfer Stadion Brawijaya yang dikenal bergemuruh, duel ini dipastikan menjadi salah satu laga menarik di pekan ke-16 Super League 2025/26.(dir)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru