MERAHPUTIH I SURABAYA — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur memasang target elektoral yang cukup ambisius menjelang Pemilihan Umum 2029. Melalui pembenahan struktur organisasi secara masif, partai yang dipimpin Kaesang Pangarep itu membidik perolehan 100 kursi DPRD kabupaten/kota serta delapan kursi DPRD Provinsi Jawa Timur.
Target tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, usai melantik jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Timur di Surabaya, Jumat. Menurut Kaesang, Jawa Timur menjadi salah satu wilayah strategis bagi PSI dalam upaya memperkuat basis elektoral secara nasional.
“Target PSI di Jawa Timur adalah 100 kursi DPRD kabupaten/kota dan delapan kursi untuk DPRD provinsi,” ujar Kaesang di hadapan pengurus dan kader PSI se-Jatim, Jumat (9/1).
Kaesang menegaskan, target itu tidak dipasang tanpa perhitungan. PSI saat ini tengah fokus melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh, terutama dengan mempercepat pembentukan dan penguatan struktur kepengurusan hingga ke tingkat paling bawah. Di Jawa Timur, pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan telah mencapai sekitar 96 persen.
“Setelah kecamatan hampir rampung, berikutnya kami dorong sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Mesin partai harus benar-benar siap jauh sebelum Pemilu,” katanya.
Ia menilai kesiapan organisasi PSI Jawa Timur relatif lebih matang dibandingkan sejumlah daerah lain. Bahkan, Kaesang secara terbuka menyebut struktur PSI Jatim saat ini lebih lengkap dan solid dibandingkan Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis politik penting di Pulau Jawa.
“Secara struktur, Jawa Timur sudah sangat siap. Ini jadi modal penting untuk menghadapi 2029,” imbuhnya.
Baca juga: Trans Jatim Tembus 8 Juta Penumpang, Dishub Jatim Siapkan Ekspansi Mandiri Lewat Layanan Luxury
Pelantikan DPW PSI Jawa Timur kali ini juga menjadi penanda dimulainya fase baru konsolidasi PSI di wilayah tapal kuda hingga Mataraman. DPW PSI Jatim kini dipimpin oleh Bagus Panuntun, politisi muda yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Madiun. Ia didampingi Abdul Ghoni sebagai sekretaris DPW.
Acara pelantikan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD PSI se-Jawa Timur serta pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Sejumlah elite partai turut hadir mendampingi Kaesang, di antaranya Wakil Ketua Dewan Pembina PSI sekaligus mantan Ketua Umum PSI, Grace Natalie.
Sementara itu, Ketua DPW PSI Jawa Timur Bagus Panuntun menyatakan keyakinannya bahwa target yang dicanangkan DPP dapat dicapai jika kerja-kerja organisasi berjalan konsisten dan terukur. Ia mengakui target tersebut cukup tinggi, namun optimistis melihat perkembangan struktur dan militansi kader di daerah.
“Target ini memang tidak kecil, tetapi kami optimistis. Struktur partai terus diperkuat, kaderisasi berjalan, dan kerja-kerja politik dilakukan sejak dini,” ujar Bagus.
Baca juga: Khofifah Dorong Pramuka Jatim Ambil Peran Strategis Pembangunan
Bagus menambahkan, PSI Jawa Timur akan fokus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui isu-isu lokal, penguatan peran kader di pemerintahan daerah, serta konsistensi membawa politik yang bersih dan terbuka. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi kunci untuk mendongkrak kepercayaan publik.
Target PSI di Jawa Timur pada Pemilu 2029 ini melonjak signifikan dibandingkan capaian pada Pemilu 2024. Pada pemilu sebelumnya, PSI hanya mampu mengamankan satu kursi di DPRD Provinsi Jawa Timur. Meski demikian, lonjakan target tersebut mencerminkan kepercayaan diri PSI setelah melakukan regenerasi kepemimpinan dan restrukturisasi organisasi secara nasional.
Dengan waktu sekitar lima tahun ke depan, PSI Jawa Timur kini memasuki fase krusial: mengubah konsolidasi struktural menjadi kekuatan elektoral nyata di bilik suara. Apakah target 100 kursi DPRD kabupaten/kota dan delapan kursi DPRD provinsi dapat terwujud, akan sangat bergantung pada konsistensi kerja politik PSI di akar rumput hingga 2029.(red)
Editor : Redaksi