Khofifah Syukuri Kepulangan Dua Mahasiswa Jatim dari Iran

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur atas kepulangan dua mahasiswa asal Jawa Timur yang menempuh studi di Iran dan berhasil dievakuasi dengan selamat ke Indonesia.

Kedua mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Khofifah di Kantor PP Muslimat NU, Sabtu (14/3). Mereka berasal dari Jember dan Malang, masing-masing merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Komputer di Universitas QOM dan Fakultas Kedokteran di Universitas Shiraz.

Baca juga: Khotmil Qur’an di Grahadi, Khofifah Libatkan Komunitas Tuli Mengaji

Khofifah mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mengevakuasi warga negara Indonesia dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

“Alhamdulillah hari ini kami menerima dua mahasiswa dari Jember dan Malang yang menempuh studi di Iran dan baru tiba di Indonesia. Terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri yang telah melakukan proses evakuasi WNI secara bertahap,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan bahwa keselamatan WNI menjadi prioritas utama pemerintah di tengah situasi yang berkembang di Iran. Setelah tiba di Indonesia, kedua mahasiswa tersebut juga difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk kembali ke daerah asalnya melalui Badan Penghubung Daerah.

“Sudah kami koordinasikan agar mereka difasilitasi pulang ke rumah masing-masing. Ini merupakan tahap ketiga evakuasi, dan malam ini akan ada mahasiswa lain yang juga tiba,” jelasnya.

Baca juga: PKB Jatim Konsolidasi Kader di Bulan Ramadan, Gus Halim Apresiasi Caleg Pendulang Suara

Sementara itu, Dian, mahasiswa kedokteran asal Malang, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah membantu proses evakuasi hingga kepulangannya ke Tanah Air. Ia menjelaskan perjalanan evakuasi dilakukan secara bertahap melalui beberapa negara.

“Prosesnya dimulai dari KBRI di Teheran, kemudian ke KBRI Azerbaijan, sempat dijemput oleh Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk kembali ke Indonesia. Setelah itu kami dihubungkan dengan Badan Penghubung Daerah untuk kembali ke daerah asal,” ungkap Dian.

Ia juga mengaku bersyukur dapat bertemu langsung dengan Gubernur Khofifah yang memastikan kepulangannya ke Malang berjalan lancar.

Baca juga: MAKI Jatim Gelar Buka Puasa dan Santunan 500 Anak Yatim, Perkuat Spirit Sosial dan Antikorupsi

Hal senada disampaikan Muhammad Baghir, mahasiswa Teknik Komputer di Universitas QOM asal Jember. Ia berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri dan Pemprov Jatim yang membantu proses pemulangannya.

“Terima kasih kepada Kemenlu dan Ibu Gubernur Khofifah yang telah memfasilitasi kami kembali ke daerah asal dengan selamat melalui Badan Penghubung Jawa Timur,” ujarnya.(red) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru