Wisata Jatim Bergairah Saat Lebaran

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA – Momentum libur Lebaran 1447 Hijriah membawa angin segar bagi sektor pariwisata Jawa Timur. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur mencatat adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Disbudpar Jawa Timur, Evy Afianasari, mengungkapkan bahwa berdasarkan perhitungan sementara, jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di Jatim mencapai sekitar 4,3 juta orang.

Baca juga: Pemprov Jatim Turunkan 10 Pompa Air, Banjir Rejoso Disorot Butuh Solusi Menyeluruh

“Kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ini ada kenaikan sekitar 6 persen. Tapi ini masih angka prediksi, belum angka absolut karena masih ada beberapa destinasi yang belum melaporkan data,” ujar Evy.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut sudah dihimpun melalui sistem pemantauan yang digunakan selama periode Lebaran. Selain jumlah kunjungan, pergerakan wisatawan di dalam wilayah Jawa Timur juga tercatat cukup tinggi.

“Pergerakan wisatawan di Jawa Timur mencapai sekitar 17 juta pergerakan selama periode libur Lebaran,” tambahnya.

Menurut Evy, tingginya mobilitas ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk berwisata di dalam negeri, khususnya di Jawa Timur, masih sangat kuat. Hal ini juga menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

Di sisi lain, faktor keselamatan menjadi perhatian penting selama periode libur panjang ini. Disbudpar mencatat bahwa tingkat kecelakaan di destinasi wisata relatif minim, yang tidak lepas dari peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung.

“Alhamdulillah tahun ini minim accident. Ini berkat fasilitas-fasilitas yang sudah dibangun, termasuk berbagai langkah antisipasi di titik-titik tertentu,” jelasnya.

Baca juga: Ning Lia: Haji 2026 Aman, Pemerintah Siap Hadapi Segala Skenario

Ia juga menyinggung adanya penanganan khusus di sejumlah wilayah yang terdampak cuaca, guna menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama musim hujan yang masih berlangsung.

Terkait destinasi favorit, Evy menyebut tren kunjungan wisatawan domestik masih didominasi oleh lokasi-lokasi populer yang sudah dikenal luas.

“Untuk wisatawan nusantara, destinasi favorit masih di kebun binatang, Telaga Sarangan, dan juga Jatim Park. Itu-itu saja yang masih jadi primadona,” katanya.

Baca juga: Disdik Jatim Pertahankan Luring, WFH Pendidikan Masih Tunggu Keputusan Pusat

Sementara itu, wisatawan mancanegara cenderung memilih destinasi berbasis alam dan petualangan. Kawasan Gunung Bromo dan Air Terjun Tumpak Sewu tetap menjadi magnet utama, meskipun kondisi cuaca tidak selalu bersahabat.

“Kalau wisatawan mancanegara, mereka tetap ke Bromo dan Tumpak Sewu. Bahkan saat hujan pun, itu justru menjadi bagian dari pengalaman. Ini kan wisata minat khusus, jadi memang tidak bisa diprediksi,” ungkap Evy.

Dengan tren positif ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur optimistis sektor pariwisata akan terus tumbuh sepanjang tahun 2026. Peningkatan kunjungan saat Lebaran dinilai menjadi sinyal kuat bahwa daya tarik destinasi di Jatim tetap kompetitif, baik di pasar domestik maupun internasional.(pps) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru