MERAHPUTIH I SURABAYA – Jawa Timur kembali menunjukkan tajinya sebagai episentrum prestasi pendidikan nasional. Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, provinsi ini tak hanya mencatatkan angka kelulusan fantastis, tetapi juga mempertahankan supremasi sebagai daerah dengan jumlah siswa lolos terbanyak di Indonesia selama tujuh tahun berturut-turut.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis Selasa (31/3/2026), sebanyak 29.046 siswa asal Jawa Timur berhasil menembus perguruan tinggi negeri (PTN) dari total 108.122 pendaftar. Angka tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Jatim sejak 2019 tanpa jeda, menegaskan konsistensi kualitas pendidikan di wilayah ini.
Baca juga: Jatim Konsisten Terdepan, Puluhan Ribu Siswa Tembus PTN Lewat SNBP 2026
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menilai capaian ini tidak lepas dari kultur berprestasi yang terus tumbuh di kalangan pelajar. Ia menyebut, siswa Jatim memiliki keunggulan yang merata di berbagai bidang, mulai dari akademik hingga non-akademik.
“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras siswa yang mampu menunjukkan potensi terbaiknya, baik di bidang sains, seni, olahraga, maupun keagamaan seperti hafalan Al-Qur’an dan kepemimpinan organisasi,” ujarnya.
Menurut Aries, tren positif ini juga ditopang oleh meningkatnya partisipasi siswa dalam berbagai ajang kompetisi berjenjang. Prestasi yang diraih di tingkat daerah, nasional, hingga internasional menjadi modal penting dalam seleksi berbasis prestasi seperti SNBP.
Ia menambahkan, semangat kompetitif siswa Jawa Timur terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini tercermin dari semakin banyaknya raihan penghargaan di berbagai bidang yang berhasil dikoleksi pelajar Jatim.
Baca juga: Pemprov Jatim Mulai Pemugaran Sayap Barat Grahadi, Angkat Nilai Sejarah Lewat Pendekatan Ilmiah
“Ini menunjukkan bahwa siswa Jawa Timur tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di berbagai sektor,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Dinas Pendidikan Jawa Timur secara aktif membuka ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengikuti beragam ajang talenta. Langkah ini dinilai strategis dalam memperbesar peluang siswa untuk lolos ke PTN, baik melalui jalur SNBP maupun skema golden ticket.
Berbagai kompetisi yang menjadi wadah pengembangan talenta siswa antara lain Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), hingga Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI).
Baca juga: Kinerja Jatim 2025 Tembus 98,33 Persen, Khofifah Paparkan LKPJ di DPRD
Aries menegaskan, pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi prestasi tersebut. Dengan strategi yang terarah dan partisipasi aktif siswa, Jawa Timur diharapkan mampu terus memperkuat posisinya sebagai barometer pendidikan nasional.
“Ke depan, kami ingin memastikan siswa Jawa Timur tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di kancah global,” pungkasnya.(pps)
Editor : Redaksi