Kota Madiun Jadi Percontohan Pelaksanaan TKA, Dindik Jatim Soroti Kesiapan Digital Siswa

harianmerahputih.id
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, secara langsung meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Kota Madiun, Rabu (8/4)

MERAHPUTIH I KOTA MADIUN — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun menuai apresiasi dari Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur. Kesiapan infrastruktur berbasis digital yang dimiliki daerah ini dinilai mampu menghadirkan pelaksanaan ujian yang lebih efektif, efisien, dan minim kendala teknis.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, secara langsung meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Kota Madiun, Rabu (8/4). Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa Kota Madiun menjadi salah satu daerah dengan kesiapan terbaik dalam penyelenggaraan ujian berbasis perangkat digital.

Baca juga: Stok BBM Aman, Gubernur Jatim Imbau Warga Tak Panik di Tengah Isu Global

Menurutnya, ketersediaan perangkat seperti laptop dan Chromebook yang dimiliki masing-masing siswa menjadi faktor utama kelancaran pelaksanaan TKA. Dengan dukungan tersebut, siswa tidak perlu bergantian menggunakan perangkat, sehingga proses ujian dapat berjalan lebih optimal.

“Di Madiun, hampir seluruh siswa sudah memiliki perangkat sendiri. Ini membuat pelaksanaan TKA berlangsung lancar tanpa hambatan berarti,” ujarnya.

Peninjauan tersebut juga merupakan bagian dari arahan pemerintah pusat agar setiap daerah melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan TKA. Aries menilai, kesiapan Kota Madiun tidak hanya terlihat dari aspek fasilitas, tetapi juga dari manajemen pelaksanaan yang terstruktur mulai tahap persiapan hingga evaluasi.

Program pemberian laptop gratis yang digagas Pemerintah Kota Madiun dalam beberapa tahun terakhir dinilai memberikan dampak signifikan. Selain mendukung pembelajaran digital, program ini juga memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai bentuk asesmen berbasis teknologi.

Berbeda dengan kondisi di sejumlah daerah lain seperti Surabaya dan Sidoarjo, yang masih mengandalkan perangkat milik sekolah, pelaksanaan TKA di wilayah tersebut harus dilakukan secara bergantian dalam beberapa sesi. Hal ini dinilai berpotensi memengaruhi efektivitas ujian serta kesiapan peserta.

Baca juga: Pemprov Jatim Siapkan Ekspansi Trans Jatim di Malang Raya, Dua Koridor Baru Masih Menanti Kepastian Anggaran

“Penggunaan perangkat sekolah memang memiliki sisi positif dan tantangan. Namun di Kota Madiun, dengan perangkat milik pribadi siswa, pelaksanaan menjadi jauh lebih efektif,” jelasnya.

Aries menegaskan bahwa TKA bukan sekadar alat ukur hasil akhir, melainkan refleksi dari proses belajar siswa selama tiga tahun di jenjang SMP. Hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kelanjutan pendidikan siswa ke tingkat SMA maupun SMK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menyampaikan apresiasi atas penilaian positif dari Dindik Jatim. Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas turut memberikan dampak psikologis yang positif bagi para siswa.

“Dengan perangkat masing-masing, siswa lebih percaya diri dan tidak terbebani dengan sistem bergantian. Ini sangat membantu menjaga fokus mereka saat ujian,” ungkapnya.

Baca juga: Pemprov Jatim Genjot Ribuan Sumur Bor, Antisipasi Kemarau Panjang 2026

Ia juga memastikan bahwa pada hari pertama pelaksanaan TKA tidak ditemukan kendala berarti. Hal tersebut tidak lepas dari persiapan intensif yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya, termasuk simulasi dan pengecekan teknis perangkat.

Pelaksanaan TKA tingkat SMP di Kota Madiun berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 April 2026, dengan jumlah peserta mencapai 3.044 siswa kelas IX. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk cabang dinas pendidikan wilayah Madiun-Ngawi.

Keberhasilan Kota Madiun dalam menggelar TKA berbasis digital ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan asesmen pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.(pps)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru